Shortfall Pajak Diproyeksikan Tak Lebih dari Rp160 Triliun

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 06 Nov 2015 07:41 WIB
ditjen pajak
<i>Shortfall</i> Pajak Diproyeksikan Tak Lebih dari Rp160 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: AFP/ADEK BERRY)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memproyeksikan kekurangan (shortfall) penerimaan pajak untuk tahun ini tidak lebih dari Rp160 triliun. Dengan begitu, realisasi penerimaan pajak dapat mencapai 87 persen dari target Rp1.2494 triliun.

"Kita usahakan shortfall paling tidak, tidak akan lebih dari Rp160 triliun," kata Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2015) malam.

Sampai dengan 4 November 2015 realisasi penerimaan pajak telah mencapai Rp774,4 triliun atau 59,84 persen dari total target penerimaan Rp1.294 triliun. Sementara itu, periode yang sama tahun lalu mampu mencapai Rp776,2 triliun.

Namun demikian, dirinya tetap meyakini jika untuk sisa dua bulan ke depan mampu mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp300 triliun. "Kami upayakan mendapat Rp300-an triliun dua bulan ini," sambung dia.

Keyakinan Sigit juga didukung oleh banyaknya wajib pajak yang akan melakukan pembayaran pajak yang selama ini masih kurang lapor akibat dari adanya reinventing policy atau kebijakan penghapusan sanksi administrasi kekurangan pajak.

"Kami sudah mencatat wajib pajak yang sudah bersedia membayar karena kami temukan ada kekurangan pembayaran dan berjanji melakukan pembayaran akhir tahun," pungkasnya.


(AHL)