Reshuffle Kabinet, Teten: Presiden Terus Mengevaluasi

Desi Angriani    •    Jumat, 06 Nov 2015 17:34 WIB
reshuffle kabinet
Reshuffle Kabinet, Teten: Presiden Terus Mengevaluasi
Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) memberi penjelasan kepada Presiden Jokowi (tengah) tentang proyek tol Trans Lampung (6/11/2015). foto: Humas MPR

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki tutup mulut terhadap wacana reshuffle II Kabinet Kerja yang kian memanas. Namun dia memastikan bahwa Presiden Jokowi terus melakukan evaluasi, terutama kepada jajaran tim ekonomi.

"Setahu saya memang Presiden dalam rapat kabinet lebih membahas 90 persen urusan ekonomi. Karena situasi ekonomi belum mendapatkan perhatian khusus," kata Teten di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Menurutnya presiden terus melakukan evaluasi terhadap para menteri. Berdasar hasil evaluasi itulah dari presiden dapat mengetahui benar siapa saja menteri yang perlu lebih digenjot lagi kinerjanya dan siapa pula yang sebaiknya digeser.

"Presiden tahu persis menteri-menteri yang beliau butuhkan. Evaluasi setiap saat, setiap rapat kabinet, rapat terbatas juga kan isinya evaluasi program," tegas Teten.

Kendati demikian, mantan pegiat antikorupsi ini bungkam ditanya siapa saja menteri yang mendapat catatan khusus dari Jokowi. Dia mengatakan, perombakan kabinet merupakan domain Presiden.

"Tanya ke Pak Presiden," pungkasnya.

Kabar perombakan Kabinet Kerja memanas setelah muncul desakan pencopotan terhadap Menteri BUMN Rini Soemarno. Desakan tersebut datang dari Pimpinan DPR RI dan PDI Perjuangan yang menilai Rini hanya menjadi beban politis bagi Presiden Jokowi. 

Jaksa Agung HM Prasetyo juga dikabarkan menjadi target utama untuk didepak dari kabinet. Posisi tersebut disinyalir akan dialihkan kepada Partai Amanat Nasional (PAN) yang baru bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat. 



(LHE)