14 Anggota Sindikat Mama Minta Pulsa Dicokok Polisi

Yogi Bayu Aji    •    Sabtu, 07 Nov 2015 15:16 WIB
penipuan
14 Anggota Sindikat Mama Minta Pulsa Dicokok Polisi
Direksrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti-----MI/I. Antonius

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya terus mengendus keberadaan sindikat penipuan melalui layanan pesan singkat. Hingga saat ini, Polda sudah menangkap 14 anggota sindikat.

Menurut Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, pelaku utama di balik penipuan sudah dicokok. Polisi juga mengamankan telepon genggam BlackBerry, sepeda motor, hingga mobil Honda CRV.

"Tokoh pelaku utama Effendy alias Lekkeng," kata Krishna kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jendeal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (7/11/2015).

Krishna mengakui, pihaknya mencurigai masih ada sel-sel jaringan kejahatan ini yang masih beroperasi. Sebab, sindikat ini punya wilayah operasi yang luas, mulai dari Wajo, Sulawesi Selatan, sampai Cianjur, Jawa Barat. Banyak warga Jakarta yang menjadi korban jaringan ini. Pelaku mengirimkan SMS secara masif ke ribuan orang.

Selama dua tahun beraksi, sindikat pimpinan Lekeng berhasil meraup Rp13 miliar. Jerat hukum pun kini menanti mereka. Menurut Krishna, polisi menjerat 14 penjahat ini dengan Pasal 378 KUHP, Pasal 55 juncto 38 KUHP, dan UU Pencucian Uang.

"Minimal empat tahun dipenjara, penipuan bisa lebih dari lima tahun penjara," papar dia.

Lekkeng, pelaku utama kasus tersebut, mengaku menggunakan aplikasi SMS Carter dan Microsoft Excel 2007 dalam menjalankan aksinya. Dia sudah beroperasi selama dua tahun. Setelah berhasil, Lekkeng mengajak teman-teman sekampung yang bertemu di Cianjur.

Setelah itu mereka berpindah tempat sebanyak tiga kali buat menjalankan bisnis penipuan ini. "Cipanas, Sukabumi, Bandung," sebut Lekkeng.
 


(TII)