Tidak Ada Menteri yang jadi Jurkam Pilkada Serentak

Nurul Hidayat    •    Sabtu, 07 Nov 2015 15:38 WIB
pilkada serentak
Tidak Ada Menteri yang jadi Jurkam Pilkada Serentak
Simulasi pilkada (ilustrasi). (Antara/Nyoman Budhiana)

Metrotvnews.com, Jombang: Ajang kontestasi politik kerap kali melibatkan pejabat publik sebagai juru kampanye alias jurkam. Dari mulai pejabat tingkat daerah hingga sekelas menteri bahkan presiden acapkali jadi jurkam. Bagaimana dengan Pilkada Serentak 2015? Adakah menteri yang jadi jurkam?

Pertanyaan itu pula yang sempat dilontarkan Presiden Jokowi saat rapat Kabinet Kerja. Presiden menanyakan, siapa saja menteri yang ingin menjadi juru kampanye pada ajang pemilihan kepala daerah 9 Desember nanti.

"Tidak ada menteri yang menyampaikan untuk minta cuti menjadi jurkam. Berarti kan saat pilkada serentak nanti, tidak ada menteri yang menjadi jurkam," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, saat berkunjung ke makam KH Abdurahman Wahid, di Likungan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2015).

Pernyataan Khofifah itu menanggapi pertanyaan apakah dia bakal menjadi jurkam. Sebab, salah satu calon wali kota Surabaya diketahui sempat sowan ke rumah Khofifah. 

Menangapi itu, Khofifah menegaskan dirinya tidak akan menjadi jurkam. Apalagi, dia tidak terikat oleh partai politik manapun. Sehingga, dia tidak mempunyai kewajiban untuk menjadi jurkam.

"Baik atas nama pribadi maupun sebagai Mensos, saya tidak terlibat dalam kampanye pilkada," imbuhnya.


(SAN)