Alor Masih Dilanda Gempa Susulan

Antara    •    Minggu, 08 Nov 2015 13:14 WIB
gempa bumi
Alor Masih Dilanda Gempa Susulan
Foto: Gereja di Maritaing, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, rusak berat akibat gempa berkekuatan 6,2 SR, Rabu (4/11/2015)/MI_Palce Amalo

Metrotvnews.com, Kabupaten Alor: Hingga Minggu 8 November, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, masih diguncang gempa bumi susulan sejak gempa pertama yang terjadi Senin 2 November lalu. Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas 1A Kupang Sumawan mengatakan, hari ini terjadi dua kali gempa.

Gempa pertama yang terjadi hari ini, pukul 07.54 WITA, berkekuatan 3,9 Skala Richter (SR). Gempa ini berlokasi pada 8.39 Lintang Selatan (LS)-125.18 Bujur Timur (BT) dengan pusat gempa pada 53 Km Tenggara Alor. Gempa ini berkedalaman 10 km.

Gempa kedua berkekuatan 2,4 SR, terjadi pukul 08.52 WITA, di 8.55 LS-124,36 BT, tepatnya 47 kilometer Barat Daya Alor. Gempa ini terjadi pada kedalaman 10 km dari permukaan laut.

Sumawan mengatakan, pada Sabtu (7/11/2015) juga terjadi dua kali gempa susulan. Gempa itu berskala kecil. Masing-masing gempa berkekuatan 4,1 SR, terjadi pada pukul 03.33 WITA, di 8.48 Lintang Selatan (LS)-125.57 Bujur Timur (BT) dengan pusat gempa pada 97 Km Tenggara Alor. Gempa ini berkedalaman 10 km.

Gempa kedua berkekuatan 3,4 SR, terjadi pukul 09.52 WITA, dengan lokasi gempa sekitar 8.13 LS-124,94 BT, di 32 kilometer Timur Laut Alor pada kedalaman 10 km dari permukaan laut.

"Meskipun intensitas gempa terus menurun dengan kekuatan yang terus melemah, masyarakat masih tetap trauma sehingga memilih berada di luar rumah," kata Sumawan, kepada Antara, Minggu (8/11/2015).

Gempa dahsyat berkekuatan 7,2 SR terjadi di Kabupaten Alor, NTT, pada 1991. Saat itu gempa mengakibatkan 28 orang tewas.


(TTD)