R.J. Lino Penuhi Panggilan Penyidik Bareskrim

Lukman Diah Sari    •    Senin, 09 Nov 2015 10:12 WIB
pelindo
R.J. Lino Penuhi Panggilan Penyidik Bareskrim
R.J. Lino. Foto: MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Polri. Ia akan diperiksa terkait dugaan kasus korupsi pembelian mobile crane.

Lino tiba di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.09 WIB, Senin 9 November. Lino tak banyak bicara, ia hanya menegaskan siap diperiksa.

Kuasa hukum Lino, Fredrich Yunadi mengatakan kliennya menghadapi penyidik tanpa persiapan. Selain memeriksa Lino, penyidik juga memeriksa beberapa pejabat PT Pelindo.

"Yang diperiksa, Lino sebagai Dirut, Direktur Keuangan, dan Direktur Operasional," kata Fredrich.

Pada panggilan pertama, Senin 2 November, Lino tak datang dengan alasan surat panggilan tidak memenuhi waktu pemeriksaan selambat-lambatnya tiga hari sejak surat itu diterima.

Kabareskrim Komjen Anang Iskandar menegaskan, kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane di Pelindo II pasti dibawa ke meja hijau. Dia meminta semua pihak bersabar karena penyidik butuh waktu mengumpulkan alat bukti.

Penyidik Bareskrim menilai, harga per unit mobile crane tidak masuk akal. Berdasarkan penelusuran tim penyelidik, diketahui harga satuan mobile crane sesuai spesifikasi barang yang dibeli Pelindo II hanya sekitar Rp2,4 miliar per unit. Kalau membeli 10 unit Rp24 miliar.

Sedangkan anggaran PT Pelindo II membeli 10 unit mobile crane Rp45,5 miliar.


(TRK)