Menengok Pilkada dari Dunia Maya

Yogi Bayu Aji    •    Senin, 09 Nov 2015 16:40 WIB
pilkada serentak
Menengok Pilkada dari Dunia Maya
Koalisi Kawal Pilkada meluncurkan website www.kawalpilkada.id.,--Foto: MTVN/Yogi Bayu Aji

Metrotvnews.com, Jakarta: Koalisi Kawal Pilkada telah membuat website www.kawalpilkada.id. Situs ini diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memantau pesta demokrasi tingkat lokal di sembilan provinsi dan 260 kota/kabupaten pada 9 Desember 2015 melalui dunia maya.

Website ini didirikan atas kerja sama beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Mereka adalah KawalPilkada.id, Code4Nation, Indonesia Corruption Watch (ICW), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Turun Tangan, Data Science Indonesia (DSI), Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPRR), Public Virtue Institute, Indorelawan, dan Change.org.

"Ada harapan terlaksananya sebuah pilkada bersih dalam proses pemilihan kepala daerah ini. Oleh karena itu penting untuk semua elemen mesti berpartisipasi. Partisipasi masyarakat tidak hanya dengan datang ke Tempat Pemilihan Suara (TPS), tapi harus ikut mengawal terlaksananya proses pilkada yang jujur dan adil," kata Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2015).

Titi menjelaskan, situs kawalpilkada.id dikembangkan Khairul Anshar dari Code4Nation. Tujuan situs ini dibangun untuk perbaikan kualitas demokrasi Indonesia.

"Alasan dan pemaparan di atas mendorong saya untuk membuat sebuah alat yang bisa diakses dari browser, Android ataupun Iphone. Semoga www.kawalpilkada.id bisa memberikan manfaat," kata Khairul Anshar.

Situs kawalpilkada.id, kata dia, juga dapat digunakan mencari dan menyebarkan profil pasangan kandidat. Memiliki fungsi yang juga penting. Pengguna bisa melaporkan adanya pelanggaran saat pelaksanaan pilkada.

Selain itu, Koalisi Kawal Pilkada juga meluncurkan petisi mengajak masyarakat berkomitmen mengawal jalannya pemilihan kepala daerah. Agar menghasilkan pemimpin jujur dan bersih. Petisi bisa diakses di change.org/kawalpilkada dan akan dijadikan kanal informasi bagi para pendukung terkait.

"Platform Change.org bisa dijadikan sebagai kanal informasi dan alat untuk berkoordinasi antara pembuat petisi dengan para pendukungnya. Melalui fitur update pendukung pembuat petisi dapat secara langsung memberikan update ke penandatangan petisi," kata Direktur Komunikasi Change.org Desmarita Murni.


(MBM)