Musim Hujan & Pilkada Diharapkan Dorong Penerimaan Cukai Rokok Dua Bulan Terakhir

Suci Sedya Utami    •    Senin, 09 Nov 2015 18:59 WIB
cukai tembakau
Musim Hujan & Pilkada Diharapkan Dorong Penerimaan Cukai Rokok Dua Bulan Terakhir
Illustrasi Petani Tembakau. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Metrotvnews.com, Jakarta: Target penerimaan cukai dalam APBNP 2015 sebesar Rp145,7 triliun. Namun, hingga akhir Oktober realisasi penerimaan cukai  baru mencapai Rp98 triliun.

Untuk mengejar target tersebut, Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan RI Heru Pambudi mengatakan akan mengandalkan penerimaan cukai utamanya dari hasil tembakau atau rokok, di mana diharapkan bisa mencapai Rp139 sampai akhir tahun.

Menurut Heru, pihaknya berharap dalam dua bulan terakhir akan ada kenaikan permintaan untuk cukai dengan melihat tiga faktor.

"Pertama, karena melaksanakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 di mana industri rokok harus diharuskan membayar pembelian untuk 14 bulan tahun ini," ujar dia ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2015).

Kedua, karena tahun depan akan ada kenaikan tarif cukai, logika ekonominya maka industri rokok akan membeli atau memesan pita cukai dengan tarif 2015 sebelum dinaikkan.

"Terakhir karena kenaikan konsumsi kami harap ada pada pilkada dan juga pilkada. Jangan anggap remeh pilkada, karena pada saat kampanye konsumsi rokok meningkat. Saat hujan juga kan dingin, orang cenderung merokok," pungkas Heru.



(SAW)