Pembubaran Petral Catat Penghematan USD103 Juta

Annisa ayu artanti    •    Senin, 09 Nov 2015 22:02 WIB
petral
Pembubaran Petral Catat Penghematan USD103 Juta
Pertamina. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Pembubaran anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni Pertamina Energy Trading Limited (Petral) menghasilkan penghematan USD103 juta.

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan akibat pembubaran anak usahanya ini, membuat semangat perseroan, pasalnya selain mencatat penghematan sebesar USD103 juta, Pertamina juga memerangi losses lainnya sehingga total efisiensi sampai bulan September menjadi USD430 juta.

"Penghematan dari pembubaran petral sudah dapat USD103 juta. dan semangat yang ada di petral diikuti semangat-semangat lain seperti kita memerangi loses, seperti kita pengadaan-pengadaan lain, totalnya kita bisa efisiensi USD430 juta sampai September ini," kata Dwi, saat konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (9/11/2015).

Setelah mendapatkan penghematan lumayan besar ini, Pertamina semakin gencar untuk melakukan langkah-langkah pasti terkait hasil audit forensik dan investigasi yang beberapa hari lalu telah diumumkan. Seperti akan melaporkan kepada pihak berwenang.

"Kita nanti sampaikan laporan ini kepada pihak berwenang dan tentu saja prosesnya akan kita ikuti sesuai dengan aspek ketentuan yang ada," jelas dia.

Namun, ada beberapa yang disayangkan. Hasil audit forensik dan investigasi atas Petral ini tidak menyebutkan siapa dalang yang ada dibalik kasus ini. Begitu juga dengan kerugian negara yang disebabkan oleh permainan pengadaan minyak mentah dan BBM yang dilakukan Petral.

"Mengenai siapa kami tidak memiliki kewenangan untuk lakukan itu," ucap dia. 



(SAW)