Gudang Avtur di Ciputat Digerebek

deny aryanto    •    Selasa, 10 Nov 2015 14:37 WIB
penggerebekan
Gudang Avtur di Ciputat Digerebek
Polisi memeriksa bahan bakar minyak jenis solar hasil sitaan di Mapolres Madiun, Jatim, Kamis 13 November 2014. Antara Foto/Siswowidodo

Metrotvnews.com, Tangerang Selatan: Polisi menggerebek gudang avtur ilegal di Jalan Kertamukti, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Petugas menemukan ratusan drum berisi bahan bakar.

Menurut sumber di Polda Metro Jaya, penggerebekan oleh anggota Polsek Ciputat, Jumat malam 6 November. Kegiatan itu tidak dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Senin pagi, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mendapat informasi kegiatan tersebut.

"Kapolsek (Ciputat) dan Kapolres (Kota Tangsel) kena tegur. Masalahnya, tidak ada laporan hasil penggerebekan gudang avtur itu," kata sumber yang enggan disebutkan namanya, Selasa (10/11/2015).

Pantauan Media Indonesia, sebuah gudang tertutup pagar seng setinggi 2,5 meter di Jalan Kertamukti, RT 04/10. Garis polisi dipasang di bagian depan. Gudang tersebut hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari Lapangan Terbang Pondok Cabe.

Di atas lahan seluas kurang lebih 1.000 meter tersebut pernah berdiri Komplek Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Ciputat hibah dari Kementerian Agama. Di balik pagar seng, berdiri plang bertuliskan 'UIN dan Tanah Ini Milik Negara'.

Tiga truk tangki, satu kendaraan bak terbuka, serta ratusan drum tampak dalam kondisi dilingkari garis polisi.

Mihrab, warga RT 03/09, Pisangan, mengatakan gudang ilegal tersebut sudah ada sejak setahun belakangan. Warga sekitar mengetahui gudang tersebut menyimpan minyak tanah.

"Pernah beberapa warga tanya ke dalam, itu minyak atau apa. Soalnya kami takut kalau sembarangan tahu-tahu kebakaran," ujarnya.

Dia membenarkan, polisi menggerebek gudang itu pada Jumat malam. Sehari kemudian, menurutnya, ada polisi yang mencopot garis polisi yang dipasang saat penggerebekan.

Kemarin, kata Mihrab, polisi kembali memasang garis polisi di gudang itu. "Setahu saya Pak Tejo, penanggung jawab gudang, malam itu dibawa polisi," kata dia.

Menurutnya, aktivitas di gudang tersebut berlangsung pukul 02.00 - 03.00 WIB. Mihrab sering melihat polisi datang ke gudang tersebut.

Kapolsek Ciputat Kompol Damanik saat dikonfirmasi tidak menjelaskan soal penggerebekan gudang avtur ilegal itu.
"Saran saya, mending ini jangan sampai ramai. Bisa-bisa Ciputat nanti dibom," kata Damanik.


(TRK)

KPK Diminta Hati- hati dengan Fitnah Nazaruddin

KPK Diminta Hati- hati dengan Fitnah Nazaruddin

41 minutes Ago

Tridianto mengatakan, sejak kasus Hambalang menguak, Nazaruddin dianggap kerap memfitnah Anas.&…

BERITA LAINNYA