Penyidik Kejagung Sita Dokumen Dana Bansos dari Gedung DPRD Sumut

Renatha Swasty    •    Selasa, 10 Nov 2015 15:04 WIB
korupsi bansos
Penyidik Kejagung Sita Dokumen Dana Bansos dari Gedung DPRD Sumut
Kejaksaan Agung. Foto: M Irfan/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim penyidik Kejaksaan Agung mengamankan puluhan dokumen usai menggeledah Kantor DPRD Sumatera Utara, kemarin. Dokumen yang disita terkait pencairan dana bantuan sosial (bansos) dan dana hibah Sumut periode 2012-2013. 

"Penyidik sudah dapatkan sejumlah barang bukti berupa surat, dokumen, proposal sampai pada pencairannya (dana bansos dan hibah)," ujar Ketua Tim Penyidik Perkara Dana Hibah dan Bansos Sumut Victor Antonius di Kejaksaan Agung, Selasa (10/11/2015).

Victor membeberkan dokumen-dokumen itu disita dari ruang Sekretariat DPRD, Kantor Biro Keuangan Sekretariat Daerah Sumut, dan Kantor Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Lingkungan Masyarakat Pemerintah Daerah Provinsi Sumut.

Dokumen yang didapat, sambung Victor, bakal diteliti oleh penyidik Kejagung dan para auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kedua lembaga itu akan saling berkoordinasi untuk menelusuri dugaan bansos fiktif. 

"Puluhan dokumen yang dibawa itu dibuat oleh pemohon yaitu LSM dan SKPD. Kemudian ada dokumen yang dipertanggungjawabkan oleh pihak pemohon. Nanti kita uji apakah itu semua fiktif atau tidak," beber Victor.

Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Politikus PKS itu diduga melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial dan hibah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2013. 

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Arminsyah lah yang mengumumkan Gatot sebagai tersangka. Selain Gatot, Kepala Badan Kebangpol Pemprov Sumut Eddy Sofyan juga menjadi tersangka. Akibat dugaan korupsi bansos yang dilakukan Gatot, negara dirugikan sebesar Rp2,2 miliar.



(KRI)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

4 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA