Jalan Amblas, Halte Busway Polda Metro Akan Ditutup

Putri Anisa Yuliani    •    Selasa, 10 Nov 2015 15:29 WIB
jalan ambles
Jalan Amblas, Halte Busway Polda Metro Akan Ditutup
TANAH JPO POLDA AMBLAS: Sejumlah pejalan kaki menghindari lobang di trotoar Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Polda, Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (8/11)--MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Halte Bus TransJakarta Polda akan ditutup. Penutupan halte tersebut harus dilakukan untuk memperbaiki saluran air, dan jalan amblas yang terletak persis di bawah tiang pancang jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menuju halte tersebut.

"Kita minta tutup sementara. Karena perlu ada penyelidikan lebih dalam untuk salurannya," kata Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta,  Tri Joko Sri Margianto ketika dihubungi Media Indonesia, Selasa (10/11/2015).

Tri Joko mengatakan perlu penilaian lebih mendalam terhadap jaringan saluran air yang berada di bawah JPO. Sebab, jika hanya diurug, maka bisa menyebabkan banjir, karena air tidak bisa mengalir.

Tak hanya itu, jika saluran airnya diperbaiki tanpa menyambungkannya dengan jaringan saluran air yang sudah ada, air yang masuk tidak akan tersalurkan ke dalam sistem air dan tetap akan meluap dan menyebabkan banjir.

Penilaian juga akan dilakukan bersama Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans). Tri Joko menduga amblas terjadi akibat gerusan air yang terjadi dalam jangka panjang di saluran air bawah tanah. Air menggerus dinding saluran yang terbuat dari semen yang tidak rapat dan akhirnya bisa ditembus.

"Kita tidak bisa asal tutup, karena malah akan menyebabkan banjir. Jadi harus dilihat dulu saluran sumbernya dari mana, kita perbaiki dengan pembetonan, baru bisa tutup yang amblas," ujarnya.

Meskipun pengerjaannya membutuhkan waktu cukup lama, Tri Joko yakin akhir bulan ini pengerjaan saluran air dan jalan amblas bisa selesai. Pemeriksaan jaringan saluran air yang tersambung dengan saluran yang menyebabkan amblas tersebut pun juga akan dilakukan guna mencegah terjadinya amblas jalan di lokasi lain. Namun, ia memastikan badan jalan dan trotoar di halte lainnya tidak akan amblas dan masih aman untuk digunakan.

Sementara, Direktur Utama PT TransJakarta, Steve Kosasih menyatakan siap menutup halte Polda. Ia pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga untuk mendapat rekomendasi penutupan halte.

"Kami sudah bersurat memohon konfirmasi dan memohon perbaikan kepada Dinas Bina Marga. Jika menurut Dinas Bina Marga kondisi tersebut berbahaya maka halte akan kami tutup," kata Kosasih ketika dihubungi.

Lebih lanjut Kosasih menjelaskan sebelumnya ia telah mendapat informasi dari Dishubtrans sebagai pihak yang melakukan pembangunan bahwa JPO tersebut masih aman untuk dilalui warga. Untuk itu ia masih mengoperasikan JPO tersebut bagi warga yang ingin menggunakan bus Trans Jakarta di Koridor 1 rute Blok M - Kota.


(YDH)