Aher Pastikan Bangun TPST Nambo untuk Tampung Sampah DKI

Wanda Indana    •    Selasa, 10 Nov 2015 18:31 WIB
sampah jakarta
Aher Pastikan Bangun TPST Nambo untuk Tampung Sampah DKI
Gubernur Provinsi Jawa Barat Ahmad Heryawan,--Foto: MI/Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana kerja sama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat dalam pengolahan sampah berjalan terus. Penjajakan dilakukan setelah kisruh antara Pemerintah Provinis DKI Jakarta dengan PT Godang Tua Jaya, pengelola sampah DKI Jakarta.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memastikan, Pemkab Bogor siap membantu DKI mengelolah sampah. "Pemkab Bogor sedang proses pembangunan sampah regional dimiliki oleh provinsi. Tapi bisa dimanfaatkan oleh semua pihak karena besar. Sekarang sedang proses tender," kata Aher usai membahas masalah kasus sampah, Bantar Gebang, bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (10/11/2015).

Aher mengungkapkan, pembanguan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Nambo, Kabupaten Bogor, akan menjadi tempat pengelolaan sampah yang modern. TPST tersebut dapat menampung sampah dari berbagai daerah.

"Insya Allah akan menjadi pengelolaan sampah yang modern, luas, cukup luas. Itu bisa digunakan oleh Kabupaten Bogor, Kota Bogor, kemudian Kota Depok, Kota Bekasi, termasuk bisa digunakan juga oleh DKI Jakarta," kata Aher.

Aher menambahkan, tender pembangunan TPST di Kabupaten Bogor akan dilakukan akhir November ini. Ditargetkan, pembangunan fisik dapat dimulai pada Desember 2015.

"Tendernya mungkin minggu depan sudah dibuka. Karena ini tender swasta kan, bukan tender pemerintah. Tender perusahaan yang tidak terkait dengan APBD. Tetapi terkait dengan pemerintah. Desember sudah mulai pengerjaan. Selesainya harus tanya dulu, mungkin setahun lebih," tambah dia.

Terkait masalah sampah Bantar Gebang, Aher mengaku sudah menghubungi Wali Kota Bekasi, Rahmat Efendi. Aher mengintruksikan Rahmat menemui Ahok menyelesaikan kisruh pengolahan sampah DKI. Sebab. masalah sampah Bantar Gebang didasarkan atas kerja sama antara Pemprov DKI dan Pemkot Bekasi.

"Masalah sampah itu kan kerja sama antara DKI dan Bekasi. Tadi saya sudah ngomong dengan Pak Ahok, beliau akan segera bertemu dengan Wali Kota Bekasi untuk menyelesaikan," kata dia.

Pertemuan antara Ahok dan Rahmat, lanjut Aher, untuk membahas kewajiban sosial bagi masyarakat sekitar TPST Bantar Gebang yang terkena dampak. Termasuk penyelesaian dengan pihak pengelola, PT Godang Tua Jaya (GTJ).

"Kan ada urusan perjanjian antara Bekasi dengan Jakarta. Ada urusan kewajiban sosial bagi masyarakat sekitar yang terkena dampak bau sampah. Ada urusan rute jalan, ada urusan jenis kendaraan supaya sampah tidak bau, ada juga urusan dengan pihak ketiga. PT GTJ itu kan juga ada masalah di sana. Saya bilang sama Pak Ahok ini saatnya untuk diberesi seluruhnya," tutur Aher.


(MBM)