Pelabuhan JIIPE akan Dijadikan Sebagai Pusat Logistik Berikat

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 10 Nov 2015 18:59 WIB
bkpm
Pelabuhan JIIPE akan Dijadikan Sebagai Pusat Logistik Berikat
illustrasi pelabuhan. Antara/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Gresik: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai dan Pelabuhan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) menyiapkan suatu lokasi di Pelabuhan JIIPE sebagai pusat logistik berikat.

Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan lokasi yang disiapkan untuk pusat logistik berikat tersebut nantinya akan dijadikan sebagai tempat penyimpanan sumber bahan baku dari luar negeri yang akan masuk ke Indonesia. Menurut Franky, hal ini dapat menguntungkan JIIPE lantaran akan disinggahi oleh beberapa kapal berkapasitas besar.

"Pusat Logistik berikat merupakan salah satu progam pemerintah melalui Dirjen Bea Cukai," ujar Franky saat ditemui di Kawasan Pelabuhan JIIPE di Gresik, Jawa Timur (Jatim), Selasa (10/11/2015).

Namun, dalam progresnya, Franky mengatakan JIIPR sendiri membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Dalam hal ini, Bupati Gresik sudah memberikan dukungannya dari segi pusat logistik berikat maupun dalam kesiapan JIIPE sebagai kawasan industri terpadu dan terintegrasi.

"Gimana seluruh instansi agar progres JIIPE bisa beroperasi penuh," kata mantan CEO Garuda Group Food itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Djarwo Surjawanto. Menurutnya, baik JIIPE maupun pihaknya membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat agar dapat menciptakan integrasi jaringan yang diperlukan.

"Integrasi network kita perlukan agar pada saatnya nanti kawasan ini bisa betul-betul efisien khususnya logistik. Jalan tol sudah melakukan pembicaraan buat desain teknis gimana kondisi yang harus kita bikin di muka pintu di kawasan kita," tutur Djarwo.



(SAW)