Jika Agung Tak Mau Jadi Ketua Harian, Muladi: Kebangetan

Renatha Swasty    •    Selasa, 10 Nov 2015 23:16 WIB
dualisme golkar
Jika Agung Tak Mau Jadi Ketua Harian, Muladi: <i>Kebangetan</i>
Ketua Mahkamah Partai Golkar (MPG) Muladi (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi berharap Agung Laksono bersedia menjadi Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Harian Partai Golkar. Hal ini dilakukan supaya kedua kubu kembali bersatu.

"Kalau nggak mau kebangetan," ujar Muladi usai bertemu Generasi Muda Partai Golkar di Restoran Merah Delima, Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2015).

Muladi mengatakan setiap masukan harus diterima dengan baik. Apalagi demi tercapainya perdamaian dua kubu yang tengah berseteru.

"Aspirasi harus diterima. Semua yang berkembang itu harus diapresiasi diterima dibicarakan dengan baik," ujar Muladi.

Kendati demikian Muladi mengatakan pembagian pekerjaan antara Ketua Umum dan Ketua Harian harus jelas. Hal ini supaya tidak berbenturan ke depannya.

Sebelumnya, Generasi Muda Partai Golkar menemui Muladi. Pertemuan itu untuk menyampaikan kegelisahan generasi terkait masalah partai yang tak kunjung selesai meski sudah diputus di Mahkamah Agung.

Muladi dalam pernyataannya berharap, kedua kubu bersatu dengan membentuk kepengurusan transisi. Di mana tim berisi seperti Munas Riau yakni Ketua Aburizal Bakrie dan Wakil Ketua merangkap Ketua Harian Agung Laksono. Sementara anggota di bawah ditentukan kemudian berdasar aspirasi dari Mahkamah Partai.


(ALB)