KBPPP: Polisi Pelaku Pemerkosaan Harus Dihukum Setimpal

Deny Irwanto    •    Rabu, 11 Nov 2015 00:39 WIB
KBPPP: Polisi Pelaku Pemerkosaan Harus Dihukum Setimpal
lustrasi. Foto: Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Oknum polisi yang melakukan pemerkosaan terhadap seorang perempuan, berinisial S, 22, hingga saat ini masih diperiksa oleh unit Propam Polda Metro Jaya.

Terkait kasus tersebut, Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) A.H. Bimo Suryono meminta agar pihak kepolisian transparan dalam melakukan pengungkapan hal tersebut. Bimo juga meminta agar ada hukuman yang setimpal terhadap oknum polisi itu.

"Kalau itu yang dilakukan oleh oknum aparat, maka sesuai dengan aturan. Ganjaran harus lebih berat dengan masyarakat sipil, jadi kami mendukung upaya penegakan hukum yang melibatkan oknum anggota Polri itu harus dihukum yang seberat-beratnya kalau memang itu terbukti," kata Bimo kepada wartawan usai acara pengukuhan pengurus KBPPP periode 2015-2020 di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2015).

Bimo meminta, dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh Propam Polda Metro Jaya agar oknum polisi dipidanakan seperti pelanggar tindak pidana lainnya. Hukuman juga diminta agar tidak dibedakan dengan hukuman terhadap sipil.

"Kalau memang dia tersangkut pidana ya dipidanakan, kecuali kalau pelanggaran disiplin itu ada atasan yang berhak menghukum, tapi kalau pidana ya kena aturan hukum yang ada," ungkap Bimo.

Sebelumnya Polsek Tamansari berhasil meringkus empat orang yang diduga memerkosa seorang perempuan, S, 22, di sebuah hotel di kawasan Karawaci, Tangerang. Salah satu pelaku merupakan anggota kepolisian.

Diketahui salah satu pelaku merupakan anggota Polsek Kalideres bernama Dedi Aleksander Sinaga, 33. Kini oknum polisi tersebut masih diperiksa oleh Propam Polda Metro Jaya.
(ALB)

Hari Ini, Dokter Bimanesh Hadapi Vonis Hakim

Hari Ini, Dokter Bimanesh Hadapi Vonis Hakim

3 hours Ago

Dokter Bimanesh Sutarjo bakal mendengarkan sidang pembacaan putusan oleh majelis hakim Tindak P…

BERITA LAINNYA