PGN: Harga Gas Pertamina Tinggi, Penyebab Harga Gas di Medan Tinggi

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 11 Nov 2015 08:54 WIB
perusahaan gas negara (pgn)
PGN: Harga Gas Pertamina Tinggi, Penyebab Harga Gas di Medan Tinggi
Illustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) membeberkan penyebab harga gas di Medan tinggi karena harga gas yang diberikan PT Pertamina (Persero) juga mahal.

Kepala Divisi Komunikasi Korporat PGN Irwan Andri Atmanto menjelaskan, kenaikan harga gas kepada pelanggan industri dilakukan PGN lantarand harga gas dari Pertamina sebagai pemasok sudah tinggi.

Saat ini harga beli gas PGN yang dialirkan dari kilang regasifikasi di Arun, Aceh, milik Pertamina sebesar USD13,8 per MMBTU. Padahal, Andri mengakui PGN hanya mengambil biaya operasional dan perawatan pipa.

"PGN hanya mengambil biaya operasional dan biaya perawatan pipa yang mencapai 700 km sebesar USD0,2 per MMBTU," kata Andri dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Selain itu, tingginya harga gas kepada pelanggan industri di Medan ini, Irwan menambahkan, merupakan akibat dari habisnya sumber gas dari sumur-sumur gas yang selama ini memasok gas ke PGN.

"Harga gas dari sumur gas jauh lebih rendah daripada harga gas regasifikasi seperti sekarang ini. Kami memahami situasi yang dihadapi pelanggan industri di Medan. Tapi ini adalah solusi terbaik yang bisa diberikan PGN sekarang," tambah Irwan.

Kendati demikian, PGN akan terus memastikan bahwa industri gas di Medan tetap memperoleh energi untuk tetap berproduksi.


(AHL)