Kementerian ESDM: Pemerintah yang Putuskan Kasus Petral Dibawa Kemana

Intan fauzi    •    Rabu, 11 Nov 2015 09:07 WIB
petral
Kementerian ESDM: Pemerintah yang Putuskan Kasus Petral Dibawa Kemana
Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu.--Foto: MIMohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan segera menyerahkan hasil audit forensik terhadap PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) kepada Presiden Joko Widodo. Selanjutnya Presiden yang menentukan apakah audit forensik berlanjut ke audit investigasi.

"Audit investigasi biasanya sudah masuk ke ranah hukum. Saya pikir Menteri ESDM akan segera melaporkan ke presiden bagaimana tindak lanjutnya," kata Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu, dalam Bincang Pagi Metro TV, Rabu (11/11/2015).

"Saya pikir ini kebijakan pemerintah yang akan mengambil keputusan, karena Menteri ESDM di luar ranah hukum. Maka harus diambil presiden agar apakah diteruskan ke penegak hukum apakah diteruskan ke audit investigasi," tambah dia.

Sejauh ini, lanjut Said, Kementerian ESDM telah memegang nama-nama oknum serta perusahaan yang ikut bermain dalam mafia migas.

"Secara terang benderang sudah terkonfirmasi bahwa isu selama ini terhadap siapa, modusnya seperti apa, cara mainnya seperti apa sudah terungkap di audit forensik," jelasnya.

Bahkan kata dia, hampir semua aktivitas permainan mafia migas di Petral selama ini terlacak. "Namanya kepegang karena seluruh komunikasi terbuka siapa e-mail ke siapa, siapa SMS ke siapa, siapa telepon ke siapa sudah jelas, perusahaan mana yang diatur tanda kutip sudah jelas," sambung Said.

Said menilai, pemerintah perlu bergerak cepat menuntaskan mafia migas tersebut agar tidak ada resistensi. Selain itu, Said tak menampik adanya keterlibatan oknum PT Pertamina (Persero) dalam indikasi anomali pada pengadaan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Perlu dijaga sekarang jangan sampai resistensi Pertamina dan Petral menghilangkan data ini semua sehingga menyulitkan penyidik," ungkapnya.


(MBM)