Transaksi SIAP Ganjil, BEI Hukum 3 Sekuritas

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 11 Nov 2015 11:54 WIB
bei
Transaksi SIAP Ganjil, BEI Hukum 3 Sekuritas
Direktur Utama BEI Tito Sulistio (MTVN/Arif Wicaksono)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menjatuhkan hukuman kepada tiga perusahaan sekuritas yaitu PT Danareksa Sekuritas, PT Reliance Securities, dan PT Millenium Danatama Sekuritas. Ketiganya terbukti telah melakukan kelalaian dalam transaksi saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP).

Direktur Utama BEI Tito Sulistio menjelaskan, pihaknya sebelumnya telah melakukan pemeriksaan kepada beberapa perusahaan sekuritas. Setalah didapatkan hasil pemeriksaannya maka BEI akan melaporkan masalah tersebut kepada kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menetapkan pelaku utamanya.

"Kita sudah panggil orang-orangnya. Kita interview tujuh sampai delapan broker dan kita nanya bukan sejam atau dua jam tapi enam jam sampai tujuh jam kita ngobrol dan mereka sudah tanda tangani pengakuannya. Bursa harus punya wibawa, kalau sesuatu yang perlu diperbaiki bursa harus perbaiki," kata Tito, di Gedung BEI, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2015).

Dirinya menambahkan, dari setiap perusahaan sekuritas tadi ditemukan adanya indikasi gagal bayar antara Rp300 miliar hingga Rp400 miliar. Namun setiap broker tersebut memiliki nilai transaksi yang berbeda serta masih ada broker yang harus memenuhi kewajibannya.

Lebih lanjut, Tito menyatakan, sebenarnya hukuman yang diberikan cukup membuatnya sedih. Pasalnya, salah satu perusahaan sekuritas yang dikenakan hukuman adalah salah satu perusahaan sekuritas yang usianya paling tua dan merupakan anak perusahaan Badan Usaha MIlik Negara (BUMN), PT Danareksa (Persero).

"Kalau prinsipnya ada beberapa pasal yang di UU pasar modal dan peraturan OJK prinsipnya ada beberapa kelalaian dibuat. Kelalaian internal maupun perbuatan yang merusak citra pasar modal. Semua akan dicabut atas kelalaian tersebut setelah diperbaiki. Itu dasarnya tetapi saya sedih karena saya menghukum anak saya paling tua dan paling pintar," pungkasnya.



(ABD)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

14 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA