Pemerintah Perbaiki Pengelolaan Keuangan Lewat SPAN

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 11 Nov 2015 12:51 WIB
keuangan
Pemerintah Perbaiki Pengelolaan Keuangan Lewat SPAN
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bekerja sama dengan Bank Dunia, Pemerintah Kanada, Pemerintah Swiss, dan Uni Eropa mengadakan seminar internasional mengenai penerapan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) atau pusat data sentral transaksi keuangan yang telah diluncurkan Presiden RI Joko Widodo pada April 2015.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, SPAN merupakan komponen besar dari Program Government Financial Management and Revenue Administration Project (GFMRAP) atau manajemen keuangan pemerintah dan administrasi penerimaan.

"Peluncuran SPAN adalah salah satu tonggak bagi pengelolaan keuangan. Fitur utamanya yang dukung oleh penelusuran audit. SPAN sebagai modal kami, dan akan terus tingkatkan manajemen bea cukai, pajak dan sebagainya," kata Bambang, di Aula Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2015).

Ia menjelaskan, SPAN membantu pemerintah untuk mengatur belanja publik dan mengatasi akuntabilitas secara baik, karena pemerintah pusat dapat menelusuri setiap pengeluaran dalam waktu yang sebenarnya. "SPAN mengintegrasikan data bisnis keuangan negara dan anggaran," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves menambahkan, SPAN berperan besar dalam upaya mencapai sistem manajemen keuangan yang lebih akuntabel. Langkah berikutnya adalah menggunakan SPAN guna memperbaiki perencanaan kebijakan dan pengawasan pembelanjaan negara yang lebih efektif.

"Dengan belanja yang lebih baik, pemerintah bisa mengalokasikan lebih banyak dana untuk program-program pengurangan kemiskinan dan berbagai kesejahteraan secara lebih merata di seluruh Indonesia," pungkas Chaves.



(ABD)