Metode Paku Bumi Efektif Padamkan Api di Lahan Gambut

Cornelius Eko Susanto    •    Rabu, 11 Nov 2015 13:11 WIB
kebakaran hutan
Metode Paku Bumi Efektif Padamkan Api di Lahan Gambut
Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjajaki penggunaan metode paku bumi untuk pencegahan dan pemadaman kebakaran lahan gambut. Metode ini telah diaplikasikan di Afrika Selatan.

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan metode paku bumi sudah diuji coba saat memadamkan kebakaran lahan gambut di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. "Hasilnya ternyata efektif,” kata Willem, Rabu (11/11/2015).

Pemadaman api di lahan gambut menggunakan metode paku bumi dengan cara memasukan pipa sepanjang 1,5 meter dan diameter sekitar 15 cm ke dalam tanah. Pipa itu dialiri air yang dicampur bahan kimia pemadam api.

Air mengandung bahan kimia akan merembes di lapisan bawah tanah lahan gambut dan otomatis bakal mematikan bara api yang berada belasan meter di bawah tanah.

Pemadaman api di OKI melibatkan ahli dari Afrika Selatan. Willem mengisahkan, setelah air dari pipa mengalir terdengar bunyi seperti panci panas terkena air disertai munculnya uap.

Setelah pengairan beberapa lama, petugas mengecek. Suhu di bawah tanah yang awalnya sekitar 180 derajat turun menjadi 50 derajat.

“Artinya sebagian besar hotspot di bawah tanah sudah mati tersiram air yang masuk lewat pipa,” ujar Willem.

Dengan demikian, metode ini sangat efektif untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan kategori masif dan sudah menyebar karena langsung menuju ke titik api. Alat pipa injeksi bisa mengatasi untuk areal terbakar seluas 100X25 meter dengan waktu pemadaman total selama enam jam.

Tapi, untuk mengatasi kebakaran yang baru terjadi, menurutnya, yang paling efektif adalah penyemprotan langsung dari darat dan udara.

Direktur Tanggap Darurat BNPB, J Tambunan mengakui Indonesia kesulitan menangani kebakaran lahan gambut. Pasalnya, pusat api berada belasan meter di bawah tanah.

Agar lahan gambut tidak mudah terbakar di musim kemarau, secara teori lahan tersebut harus selalu basah. Ada wacana dibentuk sekat kanal di lahan gambut, agar lahan selalu basah dan api tidak mudah menyebar. Namun, biaya pembuatan sekat kanal relatif mahal.

“Teknologi paku bumi mungkin bisa jadi salah satu pilihan untuk pencegahan kebakaran di lahan gambut,” kata dia.


(TRK)

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

2 hours Ago

Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharj…

BERITA LAINNYA