Pemerintah akan Libatkan KPK dalam Laporan Audit Petral

Dheri Agriesta    •    Rabu, 11 Nov 2015 14:07 WIB
petral
Pemerintah akan Libatkan KPK dalam Laporan Audit Petral
Logo KPK.MI/ROMMY PUJIANTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Presiden Joko Widodo belum menerima hasil audit forensik terhadap PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral).

Namun JK memastikan pemerintah akan melaporkan hasil audit itu kepada aparat penegak hukum jika ditemukan penyelewengan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun akan dilibatkan seandainya ditemukan dugaan tindak pidana korupsi dalam hasil audit itu.

"Namanya audit harus dilaporkan kalau ada penyelewengan, iya harus dibawa ke KPK kalau memang ada korupsinya. Harus dibawa ke pemeriksa yang lain kalau seperti itu," kata dia di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2015).

Namun dia mengatakan pengaduan tersebut belum dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo. Kepastian aksi tersebut jika Presiden sudah menerima laporan dari Pertamina.

"Ya kan nanti dilaporin. Kita juga belum tahu. Presiden saya kira belum terima juga," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno meminta direksi PT Pertamina (Persero) mendalami dan menyelesaikan audit forensik terhadap PT Pertamina Energy Trading Ltd untuk selanjutnya dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Hasil audit forensik tentunya akan kami laporkan bersama Menteri ESDM kepada Presiden untuk pengambilan keputusan," kata Rini dikutip dari Antara, Selasa (10/11/2015).

Sesuai dengan pembicaraan awal bahwa audit forensik tersebut untuk mencari tahu penyebab biaya tinggi dalam kinerja perusahaan.


(SAW)

Hakim Tolak Eksepsi KPK

Hakim Tolak Eksepsi KPK

2 hours Ago

Itu berarti, proses praperadilan terhadap Novanto bakal dilanjutkan ke tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA