Satu Keluarga di Cianjur Tinggal di Kandang Ayam sejak 2007

Nur Achmad    •    Kamis, 12 Nov 2015 12:13 WIB
kemiskinan
Satu Keluarga di Cianjur Tinggal di Kandang Ayam sejak 2007
Bagian depan kandang ayam yang ditempati Asep dan keluarganya di Cianjur, Metrotv - Nur Achmad

Metrotvnews.com, Cianjur: Potret kemiskinan masih tampak di Cianjur, Jawa Barat. Di Kampung Salakopi, Desa Babakan Caringin, Kecamatan Karang Tengah, satu keluarga yang beranggotakan 11 orang harus berbagi tempat tinggal dengan ayam di sebuah kandang.


(Bagian dalam kandang ayam yang ditempati Asep dan keluarganya di Cianjur, Metrotv - Nur Achmad)

Asep Sutandar bersama anak dan istrinya tinggal di kandang ayam selama delapan tahun terakhir. Itupun kandang ayam tersebut bukan miliknya. Tapi, kandang berdinding bambu milik majikannya yang bernama Rasimin.


(Area dapur di kandang yang ditempati Asep dan keluarganya di Cianjur, Metrotv - Nur Achmad)

Di dalam kandang, Asep menempatkan baju dan peralatan masak seadanya. Ada juga tungku masak di salah satu sudut dalam kandang. Di tungku itu, sang istri memasak untuk makanan suami dan sembilan anak mereka.


(Kamar tidur dalam kandang ayam yang ditempati Asep dan keluarganya di Cianjur, Metrotv - Nur Achmad)

Di bagian dalam, terdapat sebuah ruangan untuk mereka beristirahat dan tidur. Tak ada kasur empuk. Yang ada hanya lantai dari bambu dengan alas seadanya. 

Sementara itu, beberapa ayam berkeliaran di dalam kandang. Aktivitas mereka selalu ditemani ayam di 'rumah' itu.

"Rasanya kurang nyaman, kasihan anak-anak," kata Asep.

Asep mengakui tak nyaman tinggal di kandang ayam. Selain 'bergaul' dengan ayam, mereka pun kedinginan setiap malam. Nyamuk juga menjadi 'teman' saat tidur.

"Dari 2007 tinggal di kandang ayam. (Anak-anak berjumlah) empat laki-laki dan lima perempuan," ujar Asep.

Delapan tahun lalu, Asep menempati sebuah rumah. Tapi itu pun bukan miliknya. Rumah itu milik majikannya namun ambruk.

Untuk memenuhi kebutuhan mereka, Asep bekerja serabutan. Ia mengerjakan apapun yang penting halal. 

"Tidak pernah kelaparan sih. Hanya kekurangan," ungkapnya.

Asep juga kerap mendapat bantuan dari majikan. Warga di kampungnya juga kerap memberikan bantuan. 

"Itupun kalau ada juga, dari siapa aja," katanya.

Asep mengaku belum mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Cianjur. Lantaran itu, Asep dan keluarga berharap memiliki rumah yang layak untuk ditempati.


(RRN)