Menteri Rini Sedih Danareksa Dijatuhkan Hukuman oleh BEI

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 12 Nov 2015 13:17 WIB
suspensi saham
Menteri Rini Sedih Danareksa Dijatuhkan Hukuman oleh BEI
Menteri Rini. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku sangat sedih karena anak "asuhannya" yakni PT Danareksa Sekuritas mendapatkan hukuman oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEI terpaksa memberhentikan sementara (suspensi) operasional Danareksa akibat kelalaian perusahan sekuritas tersebut dalam menjalankan transaksi saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP).

"Terus terang buat saya sangat sedih hal itu terjadi, kenapa itu bisa terjadi," kata Rini ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).

Rini mengatakan, dirinya sendiri belum mengetahui secara detail mengenai perkara yang terjadi. Mantan Menteri Industri dan Perdagangan di era Presiden Megawati ini  pun meminta pada jajarannya untuk melakukan audit investigasi terhadap anak perusahaannya tersebut.

"Saya belum bisa jawab dulu kenapa itu, maka itu saya langsung ada audit investigasi, sedih sebagai perusahaan negara, anak BUMN , tentunya ini yang anggak boleh terjadi," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan ada tiga perusahaan sekuritas yang dihukum yakni PT Danareksa Sekuritas, PT Reliance Securities, dan PT Millenium Danatama Sekuritas.

Menurutnya dari setiap perusahaan sekuritas tadi ditemukan adanya indikasi gagal bayar antara Rp300 miliar hingga Rp400 miliar. Namun setiap broker tersebut memiliki nilai transaksi yang berbeda serta masih ada broker yang harus memenuhi kewajibannya.


(SAW)