Film Klasik

'Drunken Master,' Jackie Chan Belajar Jurus Dewa Mabuk

Putu Radar Bahurekso    •    Kamis, 12 Nov 2015 14:07 WIB
film klasik
'Drunken Master,' Jackie Chan Belajar Jurus Dewa Mabuk
Drunken Master (Foto:YouTube)

Metrotvnews.com, Jakarta: Drunken Master adalah sebuah film aksi laga asal Hong Kong. Jackie Chan memerankan tokoh utama film ini sebagai Wong Fei Hung.

Wong Fei Hung adalah seorang tokoh bersejarah dalam masyarakat Tiongkok yang hidup di akhir Dinasti Qing. Wong Fei Hung seorang ahli bela diri, sekaligus seorang tabib pengobatan tradisional yang kemudian dijadikan karakter ke dalam berbagai program dan film.

Drunken Master bercerita tentang seorang anak muda bernama Wong Fei Hung. Dia selalu berada dalam masalah, seperti mengganggu orang lain dan berkelahi. Dia bahkan sempat menghajar anak dari salah satu pejabat kota. Kemudian ayahnya mengirim Wong Fei Hung untuk belajar bela diri.

Fei Hung dikirim untuk belajar bela diri kepada seorang ahli kung fu bernama Beggar So, atau disebut juga So Hua Chi. Dia memiliki reputasi sebagai seorang guru bela diri yang tegas dan selau memberi latihan berat kepada muridnya.

Tak tahan berguru dengan Hua Chi, Fei Hung kabur. Saat kabur, Fei Hung kembali membuat masalah dan terlibat pertengkaran. Saat dia terkena masalah, ada seorang pemabuk yang membantunya dan pemabuk tersebut ternyata adalah Hua Chi.

Fei Hung kembali berlatih dengan Hua Chi. Namun, dia berusaha kabur kembali, dan bertemu dengan Yim Tit Sam yang terkenal dengan tendangan yang tak terkalahkan.

Setelah bertarung dengan Tit Sam, Fei Hung memantapkan diri untuk berlatih bela diri di bawah bimbingan Hua Chi.

Fei Hung belajar teknik bela diri Hua Chi yang terkenal dengan gaya Dewa Mabuk. Gaya Dewa Mabuk memiliki delapan teknik rahasia yang disebut dengan The Eight Drunken Immortals.

Selain Jackie Chan sebagai Wong Fei Hung, Drunken Master juga dibintangi Yuen Siu Tien sebagai Beggar So, dan Hwang Jang Lee sebagai Yim Tit Sam.

Film yang disutradarai Yuen Woo Ping itu pertama  kali tayang di Hong Kong pada Oktober 1978.


(ROS)