Menteri Rini Minta Direksi Danareksa Dinonaktifkan

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 12 Nov 2015 14:59 WIB
suspensi saham
Menteri Rini Minta Direksi Danareksa Dinonaktifkan
Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan)ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku telah mendapatkan laporan mengenai pemberhentian sementara operasional (suspensi) PT Danareksa Sekuritas yang melakukan kelalaian dalam transaksi saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP).

Atas laporan tersebut, dirinya meminta agar direksi Danareksa dinonaktifkan terlebih dulu.

"Saya minta untuk dinonaktifkan dulu," kata Rini singkat di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).

Namun demikian, dirinya tidak menyebutkan secara rinci apakah yang dinonaktifkan seluruh jajaran direksi atau hanya Direktur Utamanya saja, Marciano Herman.

"Ini yang saya lagi mau bicarakan bagaimana baiknya," ujar Rini.

Lebih lanjut, selain meminta menonaktifkan direksi, mantan Direktur Keuangan Astra Internasional ini juga meminta agar dilakukan audit investigasi secepatnya terhadap Danareksa.

"Itu Pak Deputi (Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Gatot Trihargo) sudah memanggil direksinya, makannya saya tunggu laporannya dan saya minta untuk bisa dilakukannya audit investigasi," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan ada tiga perusahaan sekuritas yang dihukum yakni PT Danareksa Sekuritas, PT Reliance Securities, dan PT Millenium Danatama Sekuritas.

Menurutnya dari setiap perusahaan sekuritas tadi ditemukan adanya indikasi gagal bayar antara Rp300 miliar hingga Rp400 miliar. Namun setiap broker tersebut memiliki nilai transaksi yang berbeda serta masih ada broker yang harus memenuhi kewajibannya.

 


(SAW)

Ingin Jenguk Setnov di RSCM Harus Izin ke KPK

Ingin Jenguk Setnov di RSCM Harus Izin ke KPK

1 hour Ago

Ketua DPR Setya Novanto masih menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat. Hingga kini,…

BERITA LAINNYA