Polisi Belikan Sepatu untuk Pria yang Dilarang Naik Bus

Willy Haryono    •    Kamis, 12 Nov 2015 15:25 WIB
peristiwa unik
Polisi Belikan Sepatu untuk Pria yang Dilarang Naik Bus
Kenya Joyner (kanan) membelikan sepatu untuk seorang pria tunawisma di New Jersey, AS. (Foto: Metro / Philadelphia Inquirer / Kayla Palmer)

Metrotvnews.com, Lindenwold: Seorang polisi membelikan sepatu untuk seorang pria tunawisma yang diusir dari bus umum karena tidak mengenakan alas kaki. 

Kenya Joyner, 43, dipanggil ke sebuah penyedia jasa bus di Lindenwold, New Jersey, Amerika Serikat, untuk membawa pria tak bersepatu ke kantor polisi. Joyner bertanya kepada pria itu, mengapa dirinya bisa diusir dari bus. 

Setelah mendengar penjelasan lengkap, Joyner langsung membeli sepatu seharga USD45 di toko terdekat dan memberikannya kepada pria tunawisma itu. Kayla Palmer, seorang pejalan kaki, merekam kebaikan hati Joyner. 

Dalam video, Palmer terdengar berkata kepada Joyner: "Anda sangat baik, saya ingin menjabat tangan Anda."

Joyner menjabat tangan Palmer dan berkata, "Oh, ya ampun," saat menyadari dirinya direkam. 

Kantor berita Philadelphia Inquirer menemui Joyner dan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada sang aparat. 

"Saya kenal banyak petugas yang melakukan aksi serupa, atau bahkan lebih hebat lagi. Bedanya, saya direkam seseorang," kata Joyner, seperti dikutip Metro.co.uk, Rabu (11/11/2015). 

"Situasinya saat itu adalah dia tidak punya sepatu. Tidak perlu memperkeruh situasi lebih lanjut. Dia adalah seseorang yang tidak mampu membeli sepatu," lanjut dia. 

Palmer mengaku merasa perlu merekam kebaikan hati Joyner karena banyaknya pemberitaan miring mengenai polisi. "Seperti sudah tidak ada lagi sisi positif dari polisi," tutur Palmer.

"Dia (Joyner) benar-benar murah hati. Dia sebenarnya tidak ingin aksinya diketahui orang lain," tambah dia.


(WIL)

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

31 minutes Ago

Fredrich dianggap melewati batas dalam memberikan keterangan dan informasi tentang Novanto yang…

BERITA LAINNYA