KPU Gandeng KPK Tangkal Korupsi dalam Pilkada se-Jatim

Amaluddin    •    Kamis, 12 Nov 2015 17:37 WIB
pilkada 2015
KPU Gandeng KPK Tangkal Korupsi dalam Pilkada se-Jatim
Acara pembekalan dan deklarasi antikorupsi di Pilkada se-Jatim, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pelaksanaan Pilkada di 19 daerah di Jawa Timur (Jatim) berpotensi memunculkan tindak pidana korupsi. Lantaran itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur (Jatim) menggandeng KPK untuk meminimalisasi peluang tindak pidana korupsi pasangan calon kepala daerah di provinsi tersebut. 

Kepala daerah wajib berkomitmen memberantas korupsi. Jadi, KPU menggelar acara deklarasi antikorupsi yang melibatkan seluruh pasangan calon dari 19 daerah yang serentak melaksanakan pemilihan pada 9 Desember 2015.

"Kami ingin para calon kepala daerah ini kelak benar-benar menjadi bupati/wali kota komitment berantas korupsi," kata Komisioner KPU Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro, di sela-sela acara Deklarasi Antikorupsi di Kampus Universitas Negeri Surabaya, Kamis (12/11/2015).

Anggota Direktorat Gratifikasi KPK Edy Suryanto mengakui peluang tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan pilkada. Malah, katanya, praktik itu bisa saja tak tersentuh hukum.

 "Bisa dengan melakukan suap oleh paslon terhadap komisioner KPU dan Panwaslu pada saat proses pilkada, baik itu verifikasi berkas, proses penghitungan suara dan lainnya," kata Edy usai menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Seluruh pasangan calon dari 19 daerah menghadiri acara tersebut. Di antaranya yaitu dua pasangan calon Pilkada Surabaya Rasiyo-Lucy Kurniasari dan Tri Rismaharini- Whisnu Sakti Buana. Ada juga pasangan calon dari Pilkada Sidoarjo Saiful Ilah-Hadi Sucipto dan pasangan calon dari Trenggalek yaitu Emil Dardak-Mohammad Nur Arifin. Setelah deklarasi, masing-masing calon pun menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebagai syarat pencalonan. 



(RRN)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

7 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA