Stafsus Akui Antarkan Duit DOM untuk Jero

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 12 Nov 2015 17:38 WIB
jero wacik
Stafsus Akui Antarkan Duit DOM untuk Jero
Jero Wacik di Pengadilan Tipikor----MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Terdakwa sekaligus bekas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik sering menerima tambahan Dana Operasional Menteri (DOM) dari bekas Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno. Duit diberikan kepada Jero lewat I Ketut Wiryadinata, staf khusus jero.

Saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Ketut mengaku, dirinya kerap diminta Jero mengambil uang DOM dari Waryono. Salah satunya yang berjumlah Rp200 juta.

Menurut Ketut, Waryono tak memberikan sendiri duit tersebut. Melainkan, menggunakan perantara, yang salah satunya bernama Asep Permana. Ketut menjelaskan, duit yang diberikan Waryono selalu terkemas rapi di dalam bungkus kertas. Dalam penitipan tersebut, Waryono selalu membuat surat tanda terimanya.

"Saya tandatangani," ungkap Ketut, Kamis (12/11/2015).

Sehabis menerima uang, Ketut mengaku, tak pernah membuka bungkusannya. Dia langsung membawa duit itu untuk diserahkan kepada Jero di ruang kerjanya.

"Saya langusng memberikan kepada Pak Menteri," kata dia.

Dalam surat dakwaan disebutkan, Jero didakwa kumulatif telah menyalahgunakan Dana Operasional Menteri (DOM), memeras, serta menerima gratifikasi.

Pada dakwaan pertama, Jero Wacik selaku Menteri Kebudayaan dan Pariwisata didakwa menyalahgunakan DOM. Dana yang mencapai Rp8,4 miliar itu digunakan untuk memperkaya diri sendiri serta keluarganya.

Di dakwaan kedua, Jero selaku Menteri ESDM didakwa memeras dengan cara memaksa anak buahnya melakukan pengumpulan uang. Pemerasan dilakukan karena Jero menilai DOM di Kementerian ESDM lebih kecil dibandingkan di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Uang yang dikumpulkan berasal dari pemberian dari rekanan pengadaan. Jumlahnya mencapai Rp10,38 miliar. Uang itu digunakan untuk memenuhi keperluan pribadi Jero.

Sementara di dakwaan ketiga, Jero didakwa menerima gatifikasi terkait jabatannya sebagai Menteri ESDM. Gratifikasi diterima dalam bentuk pembayaran biaya pesta ulang tahun Jero tanggal 24 April 2012 di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jaksel, sejumlah Rp349 juta.


(TII)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

8 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA