Ratusan Perkara Korupsi di Jatim Mengendap

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 12 Nov 2015 21:51 WIB
kasus korupsi
Ratusan Perkara Korupsi di Jatim Mengendap
Kapolda Jatim bersama pejabat Polda usai menemui Komisi III DPR di Mapolda Jatim. Foto: Metrotvnews.com/Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Ratusan perkara korupsi di Jawa Timur masih menumpuk di meja penyidik kejaksaan dan kepolisian. Komisi III DPR meminta Kejaksaan Tinggi dan Polda Jatim menyelesaikan perkara korupsi di Jatim.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmon J. Mahesa mengatakan, dari hasil pertemuan dengan Kejati Jatim dan Polda Jatim, dia mendapatkan laporan di Jatim ada ratusan perkara korupsi yang belum selesai atau mengendap.

“Beratus-ratus perkara korupsi di Jatim belum selesai. Kami meminta secepatnya diselesaikan. Saya sudah meminta Pak Kapolda maupun Pak Kajati segera menyelesaikan kasus koruspi itu. Dan Pak Kapolda sudah memaparkan rencana pemberantasan korupsinya kepada kami,” kata Desmon, di Mapolda Jatim, Kamis (12/11/2015).

Terkait kisruh antara Kejati dan Polda Jatim atas munculnya penetapan tersangka mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Desmon melihat kedua institusi itu sudah tak mempersoalkan. “Kami berharap ke depan tidak ada lagi kisruh seperti yang pernah terjadi,” ujarnya.

Kapolda Jatim Irjen Polisi Anton Setiadji mengatakan pemberantasan korupsi sudah masuk prioritasnya dalam penegakan hukum sejak menjabat kapolda. “Fokus saya sebagai kapolda adalah memberantas korupsi, street crime (kejahatan jalanan), dan peredaran narkoba,” ujarnya.

Terkait kisruh yang pernah terjadi antara Polda Jatim dengan Kejati Jatim, Anton menanggapi santai. Menurutnya, tidak ada masalah serius antara Polda dan Kejati. “Ah, nggak ada itu. Jangan diadu dombalah. Dombanya sudah tidak ada masih diadu-adu terus,” ujarnya usai menemui anggota Komisi III DPR.


(UWA)