Harapan Junior Liem untuk Pesepakbolaan Indonesia

Patrick Pinaria    •    Kamis, 12 Nov 2015 23:52 WIB
liga indonesia
Harapan Junior Liem untuk Pesepakbolaan Indonesia
Junior Liem (Foto: MTVN/Pinaria)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nasib persepakbolaan Indonesia saat ini mendapat simpatik dari salah satu aktor Indonesia Junior Liem. Artis yang juga menyukai olahraga sepak bola ini turut prihatin dengan kondisi sepak bola Indonesia yang terkena sanksi dari FIFA.

Indonesia telah mendapat sanksi dari FIFA sejak Mei lalu. Sanksi itu merupakan buntut dari kisruh antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

FIFA tidak ingin aktivitas PSSI mendapat intervensi dari pemerintah. Namun, karena Kemenpora telah campur tangan dengan melakukan pembekuan terhadap PSSI, FIFA pun memutuskan untuk menjatuhkan larangan untuk Indonesia mengikuti turnamen internasional.

"Saya sedih melihat permasalahan sepak bola sekarang. Sekarang olahraga nomor satu di Indonesia cuma sepak bola dan bulu tangkis. Semua orang Indonesia suka bermain sepak bola. Juga ada yang bercita-cita bermain sepak bola sejak kecil," ujar Junior.

"Saya tidak begitu mengerti kondisi mereka saat ini. Tetapi, yang saya tahu hanya liga di Indonesia tidak jalan dan tidak diakui FIFA. Sekarang kita masih menunggu nasib dan kelanjutan persepakbolaan kita," tambahnya.

"Hal itu juga membuat nasib-nasib pemain Indonesia dan perkembangan generasi pemainnya jadi tidak jelas. Apalagi tidak bisa lagi berkancah di level internasional. Saya meyayangkan hal itu," papar Junior.

Saat ini, Kemenpora sebetulnya sudah membentuk Tim Transisi untuk menjalankan roda persepakbolaan Indonesia menggantikan tugas PSSI. Mereka pun sudah menjalankan tugas mereka dengan menggelar sejumlah turnamen. Bahkan, mereka juga memberikan dukungan untuk panitia yang dapat menyelenggarakan turnamen. 

Contohnya, Mahaka Sports and Entertainment yang sudah menggelar dua turnamen Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Akan tetapi, Junior mengatakan turnamen itu belum memberikan jaminan masa depan untuk para pemain.

"Turnamen-turnamen yang digelar saat ini, belum memberikan harapan juga untuk persepakbolaan Indonesia. Turnamen itu juga cuma berjalan sebulan sampai dua bulan. Saya merasa kasihan dengan kondisi sepak bola saat ini," kata Jun.

Untuk itu, Junior berharap yang terbaik untuk persepakbolaan Indonesia dan juga dapat menemukan solusi untuk memecahkan masalah ini.

"Hang in there. Jangan putus harapan untuk persepakbolaan Indonesia. Semoga persepakbolaan Indonesia bisa hidup lagi di level internasional," papar Junior.



(ACF)