Ahok Minta KPAI Turun Tangan Atasi Anak Gizi Buruk

Intan fauzi    •    Jumat, 13 Nov 2015 00:23 WIB
ahok
Ahok Minta KPAI Turun Tangan Atasi Anak Gizi Buruk
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama - MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ikut turun tangan menangani gizi buruk pada anak di Jakarta. Jika tanpa penanganan serius oleh keluarga, Ahok menilai telah terjadi eksploitasi pada anak.

"Nah saya kira Komisi Anak harusnya turun kalau ada gizi buruk. Jadi kalau keluarganya enggak mau urus, enggak mau perhatikan, kami akan urus di Dinas Sosial kami," kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).

Ahok menjelaskan, di Jakarta banyak anak yang menderita gizi buruk, dan harus dirawat di rumah sakit. Tapi, banyak keluarga memilih membawa pulang anaknya ketimbang menjalani pemulihan di rumah sakit.

Parahnya, anak penderita gizi buruk kata Ahok justru dimanfaatkan orang tuanya untuk mencari rezeki. "Kamu kalau lihat orang gizi buruk gampang, kamu lihat saja emak/bapaknya, kakek/neneknya sehat enggak? Kalau neneknya gemuk sehat gitu, cucunya gizi buruk, kamu pasti ada masalah tuh," tukas Ahok.

Ahok tidak mau kondisi anak seperi itu malah dimanfaatkan. Hal itu kata dia sama saja dengan mengeksploitasi anak. Untuk itu ia berharap ada peran serata KPAI dalam penanganan gizi buruk pada anak.

"Apalagi nanti sengaja enggak mau bawa ke rumah sakit biar yayasan semua datang bantu. Nah salah, itu sama saja lama-lama kayak orang sewa bayi untuk jadi pengemis, anaknya dikasih obat tidur sampai kasian. Nah itu enggak bener kalau kayak gitu," tegas Ahok.

Sebelumnya, Ahok sempat ingin memberikan bantuan pada anak yang menderita gizi buruk, Reki Gading Mahesa, 9, di RSUD Koja. Namun niatnya itu diurungkan. Sebab Ahok menduga nenek Reki, Tumiah memanfaatkan kondisi Reki untuk mendapatkan bantuan.


(REN)