Pemkot Jaksel Berharap Banjir Tak Parah

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 13 Nov 2015 12:53 WIB
banjir jakarta
Pemkot Jaksel Berharap Banjir Tak Parah
Ilustrasu banjir di jalan tambang-----MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengharapkan banjir yang menggenangi Jakarta tak separah tahun lalu. Sejumlah antisipasi sudah dilakukan buat menghalau banjir.

Wakil Wali Kota Jaksel Irmansyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya. Antara lain mengeruk kali, menyiagakan pompa, dan memetakan wilayah rawan banjir.

"Fokusnya ada di tiga wilayah, yaitu Tebet, Pengadegan, dan Kebon Baru," ujar Irmansyah ditemui usai menghadiri apel penanggulangan banjir di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/11/2015).

Selain fokus di tiga kecamatan, Pemkot Jaksel juga melakukan pengerukan sejumlah kali. Namun, Irmansyah tak menyebut kali mana saja yang dikeruk. Pengerukan pun menyesuaikan kondisi.

"Tidak bisa terlalu dalam juga mengeruknya. Takutnya longsor," kata dia.

Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan sebelumnya merilis empat daerah yang masuk sebagai daerah rawan banjir. Yakni: Pesanggrahan, Petogogan, Ulujami, dan Cipulir.

Sudin Tata Air Jaksel melakukan optimalisasi pompa, pengerukan kali, dan saluran air. Data yang didapat Metrotvnews.com, ada 11 titik pengerukan, yakni Kali Ulujami, saluran penghubung (PHB) Kalibata, PHB Pulo Raya, Saluran Rawa Bilal, Kali Krukut, PHB Kalibata Sodetan Dae Tata, PHB Kalibata Taman Bibit, PHB Uangan, PHB Rawa Bilal dari Tebet Mas hingga Tebet Raya, PHB Pulo, dan Kali Krukut di depan Apartemen Kintamani.

Adapun pengurasan kali dan saluran ada di lima titik, yakni PHB Mujair, perlintasan Saluran Nipah, perlintasan PHB Nangka, Jalan Tanjung Duren Barat, dan Jalan Duri Utara. Sudin Tata Air Jaksel juga sedang tercatat melakukan pemasangan beton penahan di Kali Pesangrahan, Jaksel.
 


(TII)