Kebanggaan Ahok Saat jadi Anggota Komisi II DPR

Intan fauzi    •    Jumat, 13 Nov 2015 14:08 WIB
basuki tjahaja purnamadpr ads
Kebanggaan Ahok Saat jadi Anggota Komisi II DPR
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Antara/M. Adimaja)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama membanggakan dirinya saat duduk di Komisi II DPR. Ahok merasa sukses melahirkan Undang-Undang ASN (Aparatur Sipil Negara). UU itu mengatur transparansi proses perekrutan pejabat tingkat eselon dengan sistem seleksi terbuka.
 
Hal itu disampaikan Ahok saat melantik Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Oswar Muadzin Mungkasa di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (13/11/2015). Oswar dipilih dengan seleksi ketat melalui sistem lelang jabatan.
 
"Saya secara pribadi sangat senang, karena ini buah Undang-Undang ASN. Saat itu saya ikut membuat. Ini pertama kali deputi gubernur Eselon I dipilih melalui seleksi terbuka," kata Ahok dalam pidato pelantikan.
 
Oswar Muadzin Mungkasa terpilih sebagai Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI setelah menyingkirkan dua pesaing, yakni Abdul Kamarzuki dari Kementerian Koordinator bidang Perekonomian dan Eko Cahyono dari internal Pemprov DKI.
 
"Saya tidak kenal beliau. Dia saya pilih karena terbaik dari yang terbaik," jelas Ahok.
 
Ahok bercerita, dua pesaing Oswar lainnya merupakan sosok hebat, terutama Eko Cahyono. Eko adalah calon wakil gubernur Bangka Belitung berpasangan dengan Ahok. "Yang ketiga saya kenal sekali. Dia pasangan saya di Bangka Belitung," ujar Ahok.
 
Ahok mengakui, kawannya itu sangat pintar dan berpengalaman. Eko mampu berbahasa Jepang, lulusan doktor di Jepang dan pernah menempuh pendidikan di Planologi ITB (Institut Teknologi Bandung).
 
Meski memiliki kewenangan untuk memilih, Ahok ingin seleksi dilakukan adil. "Saya katakan untuk keadilan kita harus pilih yang terbaik dari yang terbaik," ujarnya. "Saya harap iklim budaya ini kita terapkan di DKI. Saya ingin memilih yang terbaik dari yang terbaik, tidak mau yang buruk dari yang buruk atau baik dari yang buruk, atau teman.


(FZN)

Surat Novanto Tak akan Pengaruhi Sidang MKD

Surat Novanto Tak akan Pengaruhi Sidang MKD

35 minutes Ago

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad melalui sambungan telepon mengatakan be…

BERITA LAINNYA