Kapolri Tak Setuju Madura Jadi Provinsi

Meilikhah    •    Jumat, 13 Nov 2015 14:09 WIB
madura mau jadi provinsi
Kapolri Tak Setuju Madura Jadi Provinsi
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah warga Pulau Madura hendak memisahkan diri dari Provinsi Jawa Timur. Keinginan warga pulau yang berada di ujung Pulau Jawa ini direspon sejumlah pihak.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, yang merupakan warga Sumenep, tak sepakat dengan keinginan sejumlah warga tersebut. Pembentukan provinsi bukan solusi untuk membuat Madura lebih sejahtera.

"Membangun kesejahteraan masyarakat tidak harus dengan membentuk provinsi," kata Badrodin di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/11/2015).

Solusi buat mensejahterakan warga, kata Badrodin, adalah bagaimana pemerintah kabupaten memberdayakan masyarakat dalam sejumlah programnya. Jika hal itu bisa dilakukan, Badrodin menjamin, warga Madura bisa sejahtera.

Sebaliknya, ia tak bisa menjamin kesejahteraan bisa tercipta meski Madura berdiri sebagai provinsi. "Belum tentu pembentukan provinsi bisa mensejahterakan masyarakat," jelas Badrodin.

Pembentukan Provinsi Madura kembali mencuat setelah beredarnya undangan Deklarasi Provinsi Madura pada 10 November di Gedung Ratho Ebhu di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bangkalan. Undangan beredar pada 3 November, satu pekan sebelum deklarasi digelar.
 


(TII)

Rapat Pleno Penentuan Nasib Novanto Digelar Tertutup

Rapat Pleno Penentuan Nasib Novanto Digelar Tertutup

34 minutes Ago

DPP Partai Golkar tengah menggelar rapat pleno dengan agenda konsolidasi internal pasca-kasus y…

BERITA LAINNYA