Kimia Farma Kaji Pelepasan Saham Kembali 20%

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 13 Nov 2015 16:15 WIB
kimia farma
Kimia Farma Kaji Pelepasan Saham Kembali 20%
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi pelepasan saham kembali (right issue) sebesar 20 persen. Pelaksanaan pelepasan saham kembali ini akan dilakukan guna mengembangkan kinerja perusahaan di waktu-waktu mendatang.

Direktur Utama Kimia Farma Rusdi Rosman mengatakan, pelaksanaan dari aksi pelepasan saham kembali sebanyak 20 persen ini dengan harapan bisa memperoleh dana segar sebesar Rp1 triliun.

"Kalau harga (saham) sekarang ini Rp1.000 per saham. Tinggal dikalikan saja 20 persen saham kami 554 juta. Itu bisa tembus Rp1 triliun," ujar Rusdi, ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (13/11/2015).

Meski sudah memiliki rencana, namun Rusdi mengaku bahwa pihaknya belum bisa menjelaskan apakah aksi korporasi itu bisa direalisasikan atau tidak. Sebab, aksi pelepasan saham ini harus mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Kami punya cerita, pelepasan saham kembali panjang ceritanya. Kami bergantung DPR. Jadi pendanaan ini lama prosesnya," jelas dia.

Selain pelepasan saham kembali, lanjutnya, perseroan juga mempertimbangkan alternatif sumber pembiayaan lainnya seperti pengajuan penerbitan Medium Term Notes (MTN). Saat ini, MTN sudah dilakukan di 2015 sebesar Rp200 miliar. Diperkirakan nilainya akan terus bertambah ke depannya. 

"Pada tahun depan belanja modal Rp1 triliun. Kita akan alokasikan membangun pabrik baru, sisanya bangun apotik dan klinik baru," tutup dia.



(ABD)