JK: Hutan Indonesia Mati Oleh Banyak Negara

Dheri Agriesta    •    Jumat, 13 Nov 2015 17:56 WIB
asap
JK: Hutan Indonesia Mati Oleh Banyak Negara
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Hamim Thohari/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia membutuhkan uluran tangan internasional untuk menyelesaikan permasalahan kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah berencana merestorasi lahan gambut.

Demikian dikatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam diskusi internasional di Hotel Shangrila, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (13/11/2015).

JK sadar, ada tiga kesalahan yang diperbuat pemerintah masa lalu. Medio 60'an, perusahaan asing datang untuk mengeksploitasi hutan Indonesia. Perusahaan dari berbagai negara ini menebang pohon dan melakukan tindakan lain yang bisa merusak ekosistem hutan.

"Hutan Indonesia ini mati oleh banyak negara di dunia ini," kata JK.

Akibat penebangan hutan yang berlebihan, hutan Indonesia menjadi gundul. Kondisi ini menyebabkan berbagai bencana di Indonesia, termasuk kebakaran hutan.

"Itu kenapa saya mengatakan harus menjadi tanggung jawab bersama," kata dia.

JK juga mengatakan, Indonesia telah membuat perencanaan penggunaan hutan dan sawah yang keliru. Kesalahan terakhir yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah penggundulan hutan untuk memanfaatkan hutan gambut.

Pemerintah Indonesia sangat mengharapkan kerja sama dan uluran tangan negara sahabat. Karena secara tidak langsung pemanfaatan hutan Indonesia juga dirasakan internasional. Ia juga mengharapkan solusi penanganan restorasi lahan gambut dapat diperoleh lewat diskusi internasional.

"Sehingga kita harapkan lima tahun ke depan kita akan mengembalikan sebagian besar hutan gambut yang telah rusak menjadi lebih baik," pungkas JK.


(KRI)