Jokowi-JK Perlu Evaluasi Rutin Jajaran Menteri

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 14 Nov 2015 13:50 WIB
1 tahun jokowi-jk
Jokowi-JK Perlu Evaluasi Rutin Jajaran Menteri
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) dinilai masih memiliki kelemahan di sektor tertentu. Sehingga perlu ada evaluasi rutin terhadap jajaran menteri yang selama ini membantunya dalam bekerja.

"Sektor yang lemah, hukum dan ekonomi. Maka, ini perlu diperbaiki kinerjanya, dilakukan evaluasi lebih dalam," tegas Pengamat Politik Populi Center, Nico Harjanto, saat ditemui di acara‎ diskusi terkait 'Dunia usaha di antara kepentingan nasional dan persaingan global', di Gado-Gado Boplo Menteng, Jakarta, Sabtu (14/11/2015).

Menurut dia, jika para menteri di sektor ekonomi dan penegakan hukum tidak bisa memperbaiki kinerjanya, maka Presiden Jokowi harus melakukan kocok ulang (reshuffle) kabinet.

"Kocok ulang kabinet akan memperbaiki kinerja. Jangan diganti lebih buruk nantinya," ungkap dia.

Nico menambahkan, apabila Presiden Jokowi benar-benar melakukan kocok ulang kabinet, maka kejadian yang pernah terjadi di kabinet kerja sebelumnya jangan lagi terulang, seperti saling adu argumen ‎di publik, pada akhirnya muncul kegaduhan dan konflik.

"Tidak ada polemik di kabinet, yang nantinya membuat kegaduhan di luar sana," tutup Nico.


(AHL)