Indonesia Dinilai Darurat Jalan Raya

Ilham wibowo    •    Sabtu, 14 Nov 2015 17:43 WIB
lalu lintas
Indonesia Dinilai Darurat Jalan Raya
Aksi Komunitas Jaringan Aksi Keselamatan Jalan saat mengampanyekan pengendara agar patuh, tertib serta disiplin terhadap rambu lalu lintas. (Foto: Metrotvnews.com/Ilham Wibowo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komunitas Jaringan Aksi Keselamatan Jalan menilai saat ini Indonesia dalam kondisi darurat jalan raya. Pihaknya mengampanyekan pengendara agar patuh, tertib serta disiplin terhadap rambu lalu lintas.

"Aksi ini tujuannya mengingatkan kepada masyarakat Jakarta bahwa Indonesia sudah dalam kondisi darurat jalan raya. Setiap hari 70-an orang meninggal di jalan raya," ucap Koordinator Komunitas Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak) Edo Rusyanto, saat menggelar aksi di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2015).

Selain mengimbau pengendara, lanjut Edo, pihaknya juga menuntut pemerintah agar menyediakan transportasi publik dan infrastruktur transportasi yang baik. Kemudian, penegakan hukum dinilai harus tegas, konsisten, kredibel, transparan, dan tidak pandang bulu.

"Kalau wibawa hukum seperti itu mudah-mudahan tidak runtuh di jalan raya," ucapnya.

Edo mengatakan, penyebab 42 persen kecelakaan adalah prilaku tidak tertib dari pengendara.

"Cara tertib sebenarnya gampang, yang pertama fokus dan waspada. Kalau fokus dan waspada dia bisa konsentrasi. Lainnya adalah tidak mudah terprovokasi. Kalau dia mudah terprovokasi, dia gampang mengumbar emosi dan potensi kecelakaan pun lebih besar," ucapnya.

Kanit 1 Gatur Polda Metro Jaya AKP K Silitonga menyambut baik aksi yang mengampanyekan keselamatan berkendara ini.

"Pengendara banyak yang kurang disiplin. Jadi harus tetap konsentrasi saat berkendara. Polisi dan warga sama saja, yang beda cuma tugasnya. Kalau ada yang salah, pasti kita akan tindak. Tapi kita dahulukan untuk sosialisasi," ucapnya.


(MEL)