Tarif Parkir Progresif Belum Dongkrak PAD Solo

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 14 Nov 2015 18:16 WIB
parkir meter
Tarif Parkir Progresif Belum Dongkrak PAD Solo
Juru parkir elektronik di Jalan Dr Rajiman, Solo, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Penerapan parkir elektronik di Jalan Dr Radjiman, Solo, Jawa Tengah belum efektif mendorong peningkatan retribusi. Pasalnya, banyak kendala seperti kesadaran masyarakat, kecepatan alat, dan kualitas personel.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat. 

“Dari evaluasi kami, Pendapatan Asli Daerah dengan parkir elektronik di kawasan itu belum naik secara signifikan, meski tarifnya progresif. Sebab masih banyak personel (juru parkir) yang masih kesulitan mengoperasikan," katanya saat ditemui usai sosialisasi pelayanan kepada juru parkir di Pendhopo Ageng Balaikota Solo, Sabtu (14/11/2015).

Hal ini diperparah dengan perilaku pengguna parkir. Kerap kali masyarakat membayar tidak sesuai tarif. "Pengunjung yang tergesa-gesa, tidak sabar dan membayar tidak sesuai tarif progresif,” ungkapnya. 

Kendala lainnya, alat parkir portable ini, kata Yosca, hanya mampu dioperasi selama enam jam. Setelahnya, baterai harus diganti agar dapat digunakan kembali.

Sekitar 38 juru parkir di Jalan Dr Radjiman pun masih belum cakap menggunakan alat parkir elektronik. Sehingga, untuk mencetak struk parkir membutuhkan waktu hingga lebih dari 15 detik.

Alat parkir elektronik yang dapat dibawa kemana-mana (portable) ini mulai dioperasikan sejak Oktober 2015. Ada sekitar 10 unit alat yang dioperasikan oleh 38 petugas parkir di Solo. Rencananya, Pemerintah Kota Solo akan menambah 30 unit alat di tahun 2016.


(SAN)

Kasus KTP-el, KPK Periksa Mayus Bangun untuk Setya Novanto

Kasus KTP-el, KPK Periksa Mayus Bangun untuk Setya Novanto

59 minutes Ago

KPK hari ini memeriksa Chief Business Operation PT Astra Graphia IT Mayus Bangun, Astra Graphia…

BERITA LAINNYA