Pascatragedi Paris, JK Minta Polri dan TNI Lebih Waspada

Dheri Agriesta    •    Minggu, 15 Nov 2015 16:31 WIB
prancis diserang
Pascatragedi Paris, JK Minta Polri dan TNI Lebih Waspada
Aksi simpati warga New York atas tragedi di Prancis. AFP PHOTO/JEWEL SAMAD

Metrotvnews.com, Banda Aceh: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta TNI dan Polri meningatkan kewaspadaan dalam menjaga tempat-tempat strategis. Selain itu, pengawasan di perbatasan harus ditingkatkan mencegah masuknya kelompok radikal pascatragedi Paris, Prancis.

"Kita minta Polri dan TNI lebih waspada dan teliti. Dan kemudian tetap menjaga objek atau tempat yang strategis kayak bandara atau tempat yang lebih ramai itu lebih ditingkatkan kewaspadaannya. Dan juga perbatasan, orang yang datang kita juga lebih dilihat," kata JK di Lanud Iskandar Muda, Banda Aceh, Minggu (15/11/2015).

Serangan serupa Paris bisa terjadi di mana saja. Indonesia, kata dia, pernah mengalami teror serupa 13 tahun lalu saat bom mengguncang Bali.

Namun, JK yakin Indonesia saat ini jauh dari bahaya itu. Sebab, serangan yang diklaim dilakukan Islamic State Iraq Syria (ISIS) lebih banyak terjadi di benua biru, Eropa.

"Karena yang terjadi, kalau dulu kan efek dari Afghanistan, Al-Qaeda. Kalau ini efek dari ISIS. ISIS itu lebih ke utara dan juga keterlibatan negara barat itu menyerang ISIS itu. Jadi kan lebih banyak, sebenarnya ISIS itu sepertinya membalas," kata dia.

Indonesia, kata dia, tak ikut campur dalam penyerangan yang dilancarkan beberapa negara terhadap ISIS. Alhasil, risiko serangan balasan yang akan dilakukan ke Indonesia cukup kecil.

"Jadi walaupun kemungkinan ada tapi risiko kita tidak sebesar risiko negara besar itu," pungkas JK.


(OGI)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

6 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA