Mesin Manufaktur Taiwan Kuasai 50% Pangsa Pasar di Indonesia

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 15 Nov 2015 17:37 WIB
industri tekstil
Mesin Manufaktur Taiwan Kuasai 50% Pangsa Pasar di Indonesia
industri tekstil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 50 persen lebih pangsa pasar penyediaan alat atau mesin manufaktur industri di Indonesia berasal dari Taiwan. Maraknya industri manufaktur ini karena adanya kepercayaan terhadap kestabilan perekonomian Indonesia.

"Produk Taiwan banyak di Indonesia karena harganya cocok dengan kualitas yang mencukupi," ucap Presiden Direktur First Machinery Trade Co, Santosa Iswaratioso, dalam keterangannya, Minggu (15/11/2015).

Menurutnya, mesin-mesin Taiwan sudah terkenal sangat andal, dari nilai ekonomis. Selain itu harganya juga sangat kompetitif dibandingkan dengan mesin asal Jepang maupun Eropa.

Terkait dengan pelambatan ekonomi, diakuinya, para distributor mesin manufaktur dari Taiwan tetap menilai optimis kondisi ekonomi itu akan berubah menjadi lebih baik di tahun depan. Menurut dia kondisi ini akan membaik asal nilai tukar rupiah di bawah Rp14 ribu per USD. Dengan stabilnya nilai rupiah juga bisa membuat pesanan mesin industri akan ada lagi.

"Jadi kita tetap optimistis kondisi ekonomi akan membaik di awal tahun depan," tegas Santosa.

Rasa optimistis para distributor mesin manufaktur industri tersebut juga dilandasi atas perbedaan karakter barang yang dijual dengan produk lainnya. Santosa menjelaskan bahwa mesin manufaktur industri tidak seperti  barang consumer good yang sekali habis, tapi berlangsung sangat lama.

"Dengan kondisi itu, kita masih bisa berkembang secara bisnis karena kita harus tetap menyiapkan layanan purnajual terhadap produk yang dilempar ke pasar. Perlu ada perawatan rutin, penyediaan suku cadang dan lain-lain," pungkas Santosa.
 


(SAW)

KPK yang Berani Jujur Hebat

KPK yang Berani Jujur Hebat

1 hour Ago

KERJA ekstra keras yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjerat Setya Novanto dal…

BERITA LAINNYA