Soal Kasus Elnusa, OJK Sudah Ingatkan Bank Mega

   •    Minggu, 15 Nov 2015 19:07 WIB
elnusa-bank mega
Soal Kasus Elnusa, OJK Sudah Ingatkan Bank Mega
Logo Elnusa. (Foto: Dokumentasi Elnusa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus pembobolan dana Elnusa di Bank Mega yang sudah bergulir di pengadilan sejak 2011 lalu belum mencapai titik terang. Kendati Mahkamah Agung dalam amar putusan 12 Februari 2014 telah memerintahkan Bank Mega untuk mengembalikan dana deposito Elnusa sebesar Rp 111 miliar ditambah bunga 6 persen per tahun. 

Namun, hingga kini belum ada eksekusi putusan tersebut. Perkembangan terakhir, pihak Bank Mega justru mengajukan permohonan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung.

Pakar hukum Yunus Husein pernah menyebut dengan keluarnya kasasi MA tersebut maka sudah sepatutnya OJK menginstruksikan Bank Mega untuk mencairkan escrow account dan mengembalikan dana deposito Elnusa. Pasalnya, proses PK dinilai tidak bisa menghalangi eksekusi keputusan kasasi.

Seperti diketahui, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia 24 Mei 2011 (No 13/18/PSHM/Humas) point 3d disebutkan bahwa pencairan dana escrow account dapat dilakukan atas persetujuan BI jika sudah ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri mengaku tak memiliki kapasitas dalam menginstruksikan pencairan escrow account tersebut.

"OJK tidak dalam kapasitas menginstruksikan karena sudah masuk dalam ranah proses hukum," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon, melalui pesan pendek, Sabtu (15/11/2015).

Meski mengaku tak memiliki kewenangan, OJK menurutnya sudah mengingatkan Bank Mega soal keputusan tersebut. "Kalau mengingatkan mengenai adanya keputusan itu, ya sudah kami lakukan. Mungkin mereka masih melakukan langkah hukum lanjutan," tambahnya.

Nelson juga mengatakan akan mengecek kembali apakah sudah ada permintaan dari Elnusa soal pencairan dana escrow account tersebut. "Saya cek dulu ya karena seingat saya kasus itu tidak hanya menyangkut Bank Mega dengan Elnusa, tetapi ada juga dengan satu pemkab. Nah, kalau tak salah ada dua keputusan yang berbeda itu. Mungkin itu yang membuat mereka menempuh upaya hukum lanjutan," tandasnya.

Menanggapi hal itu, kuasa hukum Elnusa Arief Purwadi menyatakan keheranannya, “OJK punya kewenangan untuk menginstruksikan pencairan escrow account. Bukan hanya mengingatkan Bank Mega. OJK sebagai pengganti BI wajib melaksanakan keputusan Rapat Dewan Gubernur BI,” kata dia,

“Silahkan tanya ke ahli hukum manapun, apakah eksekusi putusan kasasi bisa ditunda gara-gara pihak yang kalah mengajukan permohonan peninjauan kembali."


(UWA)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

3 hours Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA