DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

LB Ciputri Hutabarat    •    Senin, 16 Nov 2015 10:45 WIB
pajak
DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Warga antre membayar Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Drive Thru Alun-alun Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu 5 September 2015. Antara Foto/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghapus denda Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Tujuannya agar wajib pajak tidak terus menunggak bayar pajak.

"Kalau denda tidak dihapus, tidak bisa bayar jadi tambah parah (tunggakan pajak). Jadi kami hapus," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2015).

Program ini berlaku mulai 16 November 2015 sampai 31 Desember 2015. Bagi masyarakat yang membayar pajak denda melewati tanggal tersebut akan kembali dikenakan sanksi administrasi.

Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Agus Bambang Setyowidodo menyebutkan kebijakan ini sesuai Peraturan Gubernur Nomor 168 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor juncto Pasal 48 Peraturan Gubernur Nomor 169 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemungutan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Untuk itu, Agus mengimbau masyarakat dapat menggunakan kesempatan ini dengan baik. Pembayaran PKB yang selama ini tertunda dapat direalisasikan karena bebas sanksi administrasi atau denda bunga keterlambatan pembayaran dari tunggakan tahun sebelumnya.


(TRK)