Pansus Minta BPK Audit Investigasi PT Pelindo

Al Abrar    •    Senin, 16 Nov 2015 11:04 WIB
pelindo
Pansus Minta BPK Audit Investigasi PT Pelindo
Aziz Syamsuddin dan Rieke Diah Pitaloka. Foto: MTVN/Al Abrar

Metrotvnews.com, Jakarta: Panitia Khusus Angket meminta Badan Pemeriksa Keuangan melakukan audit investigasi kebijakan PT Pelindo II. Pagi ini, Ketua Pansus Rieke Diah Pitaloka menemui pimpinan BPK untuk menyampaikan permintaan tersebut.

Menurut Rieke audit investigasi sangat penting. Beberapa kebijakan PT Pelindo yang perlu diaudit, misalnya, perpanjangan konsesi dan obligasi global (global bond). Sedangkan dugaan pelanggaran hukum dalam pengadaan barang di PT Pelindo ditangani Kepolisian dan KPK.

"Pansus angket memutuskan kami meminta audit investigasi BPK. Ini Berdasarkan hasil rapat Pansus Pelindo II pada 21 Oktober," kata Rieke di kantor BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (16/11/2015).

Rieke ke kantor BPK ditemani Wakil Ketua Pansus Aziz Syamsuddin. Ketua BPK Harry Azhar menerima surat
permohonan audit investigasi.

Pada kesempatan sebelumnya, Rieke mengatakan PT Pelindo II diduga merugikan keuangan negara hingga Rp7 triliun. Panitia Khusus Pelindo sedang mengidentifikasi penyimpangan tersebut dalam bentuk pelanggaran konstitusi dan perbuatan melawan hukum.

Rieka mengatakan penyimpangan terjadi dalam proses pembangunan penyusunan detail engineering design Pelabuhan Kalibaru serta kegiatan pengadaan peralatan dan konstruksi.

Indikasi kuat penyimpangan dalam proses pinjaman atas kredit modal kerja kepada sindikasi Bank Mandiri dan Bank BNI. Selain itu, tambahan kredit modal kerja kepada sindikasi bank luar negeri off shore loan sebesar USD1,250 juta. Sementara USD500 juta dicairkan di Deutsche Bank.

Indikasi manipulasi evaluasi kelayakan pinjaman global bond dikaitkan dengan kemampuan pembayaran serta risiko default yang berdampak kepada keuangan negara.


(TRK)