Buruh Kota Bandung Tuntut UMK Rp3,6 Juta

Roni Kurniawan    •    Senin, 16 Nov 2015 11:37 WIB
Buruh Kota Bandung Tuntut UMK Rp3,6 Juta
Foto: Ratusan buruh berunjuk rasa di depan Balai Kota Bandung, Jawa Barat/MTVN_Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Ratusan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kota Bandung, Jawa Barat, berunjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota Bandung, Senin 16 November. Mereka menuntut upah minimum kabupaten/kota (UMK) Rp3,6 juta per bulan pada 2016.

Pantauan Metrotvnews.com, buruh mendesak Wali Kota Ridwan Kamil menolak sistem pengupahan baru yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Buruh menilai sistem pengupahan yang baru merugikan hak-hak mereka.

"Kami harus mengawal tentang pengupahan. Kita tolak keras PP 78 tentang Pengupahan untuk buruh selama lima tahun sekali. Jangan sampai kami terus ditindas. Kami tuntut Pemerintah Kota Bandung untuk menyikapi hal ini dan menolak PP tersebut dan mendengar aspirasi kami," kata Koordinator KASBI Bandung Raya, Slamet Riyanto, dalam orasinya di depan Kantor Pemerintah Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jawa Barat, Senin (16/11/2015).

Rencananya, sejumlah perwakilan buruh itu akan menemui Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk menyampaikan tuntutan. Ada empat tuntutan yang akan disampaikan perwakilan buruh dalam unjuk rasa kali ini:

1. Tolak Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
2. Tetapkan UMK 2016 menjadi Rp3,6 juta
3. Buat sistem persidangan secara terbuka dewan pengupahan
4. Tolak sistem kerja kontrak/outsourcing. Berikan kepastian kerja bagi buruh
5. Berantas korupsi, termasuk dalam kasus ketenagakerjaan.

Unjuk rasa di depan Balai Kota Bandung ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Hingga berita ini disusun, ratusan buruh masih bertahan di depan Balai Kota Bandung.

 
(TTD)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

6 minutes Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA