Granat Meledak di Duren Sawit, Polri Tingkatkan Pengawasan Mantan Pelaku Teror

Deny Irwanto    •    Senin, 16 Nov 2015 12:22 WIB
granat
Granat Meledak di Duren Sawit, Polri Tingkatkan Pengawasan Mantan Pelaku Teror
Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan--Metrotvnews.com/Giitha Farahdina

Metrotvnews.com, Jakarta: Serangan granat di Gedung Multi Meranti Graha, Duren Sawit, Jakarta Timur, tidak terkait teror di Paris, Prancis. Ledakan di Duren Sawit juga berbeda dengan yang terjadi di Paris.

"Kalau bom Paris saya kira dari jenisnya saja berbeda. Tapi apapun juga bapak Kapolri sudah memerintahkan seluruh jajaran untuk lebih meningkatkan kewaspadaan sehubungan dengan adanya bom di Paris," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan saat menghadiri peresmian Media Centre Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/11/2015).

Anton mengatakan, pihak kepolisian juga melakukan pengamanan khusus pada warga Indonesia yang sempat menjadi anggota ISIS. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Peningkatan pengawasan dan mantan pelaku teror terutama yang ada hubungannya dengan ISIS. Beberapa orang yang sudah kembali ke Indonesia akan kita lakukan pengamanan khusus," tandas Anton.

Gedung Multi Meranti Graha, Jalan Radin Inten, Duren Sawit, Jakarta Timur, dilempari granat dini hari tadi. Pelaku diduga melempar granat dari luar gedung karena pemantik granat ditemukan di luar gedung.

Akibat ledakan itu seorang sekuriti gedung terluka di bagian dada. Ia terkena serpihan ledakan granat. Korban belum bisa dimintai keterangan.

Polisi sudah memeriksa empat orang saksi kejadian ini. Hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan satu rangkaian granat.


(YDH)