Balap Motor

Sentul Bakal Tutup untuk Renovasi, Pembalap Rela Libur

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 16 Nov 2015 15:26 WIB
motogp
Sentul Bakal Tutup untuk Renovasi, Pembalap Rela Libur
Sirkuit Sentul perlu banyak pembenahan sebelum gelar MotoGP. MTVN/A Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Bogor: Indonesia mulai tahun 2017 akan kembali menggelar ajang balap motor kelas dunia, MotoGP. Tentunya sejumlah persiapan dan perbaikan sarana dan pra-sarana sirkuit harus ditata ulang.

Para pembalap nasional Indonesia pun memberikan sejumlah pendapat mengenai hal ini. Seperti Galang Hendra Pratama yang mengatakan sirkuit MotoGP punya banyak high speed corner.

"Sentul paling R3 dan R4 saja, tapi masih kurang. Jadi semi high speed corner. Ya mudah-mudahan desain rombakan Sentul bisa ada tikungan seperti itu," katanya.

Maka lain lagi dengan Hendriansyah, pembalap berjuluk Dewa Road Race ini justru yakin Sentul bakal siap gelar MotoGP. "Karena memang sudah dipersiapkan, jadi pas saatnya yakin bisa sesuai standar dan layak untuk MotoGP."

Pembalap asal Yogyakarta itu lantas menambahkan, para pembalap rela berkorban istirahat balap di Sentul sampai waktu renovasi selesai. "Toh masih ada lokasi lain buat kita balapan. Nanti pembalap-pembalap muda kita jadi punya area untuk latihan dan maju," bebernya.

Tidak melulu mengenai sirkuitnya, tapi fasilitas yang ada juga harus menunjang, seperti penginapan dan akses jalan keluar-masuk sirkuit. Pasalnya saat ini saja akses jalan selalu macet saat balapan usai.

"Iya akses itu juga harus dibenahi, paling tidak contoh sirkuit kelas dunia lainnya deh. Tapi akan susah juga kalau orang-orang kita tidak mau tertib, pasti bakal macet juga," kata Galang lagi.

Kabarnya sirkuit Sentul akan ditutup pada akhir semester pertama tahun 2016 mendatang. Maka event-event balap akan dikebut sebelum hari penutupan.


(UDA)

80 Saksi untuk Novanto Telah Diperiksa KPK

80 Saksi untuk Novanto Telah Diperiksa KPK

33 minutes Ago

KPK juga telah melakukan penggeledahan, penyitaan dan penelusuran aliran dana yang diduga berka…

BERITA LAINNYA