Ahok Optimistis Kartu eNatura Terealisasi Tahun Ini

LB Ciputri Hutabarat    •    Senin, 16 Nov 2015 20:02 WIB
enatura
Ahok Optimistis Kartu eNatura Terealisasi Tahun Ini
Ilustrasi warga korban banjir di pengungsian. (Foto:Antara/Vitalis Yogi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama optimistis kartu e-Natura untuk membantu korban banjir dapat terealisasi tahun ini. Kartu itu dapat digunakan warga untuk membeli keperluan selama tinggal di pengungsian.
 
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Pemprov DKI tidak akan memberikan bantuan barang atau uang tunai kepada korban pengungsi banjir.
 
"Kami tidak ingin kasih uang, selimut, mie instan dan lainnya. Kamu (pengungsi) beli sendiri lewat eNatura. Tahun ini saya mau coba (salurkan bantuan) dengan sistem eNatura dalam bentuk ATM" kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2015).
 
Ahok bilang, bantuan ini memudahkan Pemprov DKI untuk mengawasi bantuan yang diberikan kepada warga. Pemprov DKI akan memverifikasi warga yang menjadi korban banjir. "Kami bisa tahu orang yang kita bantu beli apa saja. Kriteria warga yang layak dapat kartu itu, Dinas Sosial yang urus," katanya.

Kartu e-Natura ini merupakan kerjasama Pemprov DKI dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). (Baca: Pemprov DKI Siapkan Kartu E-Natura untuk Korban Bencana)
 
Kepala Bidang Perlindungan Sosial Djafar Muchlisin mengatakan, kartu itu akan mempercepat dan mempermudah akses masyarakat yang terkena bencana agar bisa diberikan bantuan.
 
"Kartu akan diberikan kepada korban bencana berdasarkan laporan Lurah setempat. Korban-korban itu akan diberikan kartu untuk ditukarkan ke pihak retail yang sudah bekerjasama dengan kita," kata Djafar, Rabu 19 Agustus.
 
Djafar berharap penyaluran kartu ini tepat sasaran. Kartu diharapkan membuat bantuan lebih cepat, transparan dan akuntabel. "Dulu harus proses lelang, ada gudang, butuh transportasi untuk mengantarkan barang. Kami nilai kurang efektif. Terlalu lama dan memakan biaya," ujarnya.
(FZN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA