Pekan Depan, Komisi III Gelar Fit and Proper Test 8 Capim KPK

Astri Novaria    •    Selasa, 17 Nov 2015 08:56 WIB
pansel kpk
Pekan Depan, Komisi III Gelar <i>Fit and Proper Test</i> 8 Capim KPK
Ilustrasi--MENYIMAK CAPIM KPK. Sejumlah anggota Komisi III DPR menyimak penjelasan calon pimpinan (capim) KPK Yunus Hussein saat uji kelayakan dan kepatutan capim KPK di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (30/11)--Antara/Andika Wahyu

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi III DPR RI akan melakukan fit and proper test terhadap delapan nama calon pimpinan KPK. Fit and proper test tersebut dijadwalkan pada 25-26 November 2015.

Sebelum dilakukan fit and proper test, delapan nama calon pimpinan KPK tersebut akan terlebih dahulu melakukan pembuatan makalah pada 19 November 2015.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III dari F-Demokrat, Erma Suryani Ranik. Sejauh ini, lanjut Erma, Partai Demokrat telah melakukan penelusuran terhadap delapan nama calon pimpinan KPK tersebut. Dari penelusuran itu, menurut Erma terdapat dua nama yang diberinya catatan.

"Demokrat sejak sebelum reses sudah melakukan tracking dan meminta semua data dari teman-teman Pansel Capim KPK. Termasuk video ketika seleksi wawancara. Itu kita jadikan preferensi untuk mengidentifikasi para capim. Ada yang takut dengan kekuasaan, dua orang," ujar Erma di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (16/11/2015).

Erma enggan menyebut nama dua orang tersebut. Ia mengatakan, dua capim KPK tersebut memiliki alur berpikir takut dengan kekuasaan. "Alur dia berfikir itu takut dengan kekuasaan. Ini yang tidak kita inginkan. KPK kan lembaga independen," tegasnya.

Dia mengatakan, Selasa (17/11), Komisi III akan memanggil Pansel KPK untuk menanyakan lebih lanjut terkait delapan nama calon pimpinan KPK yang sudah dipilihnya.

"Malam besok kita akan rapat dengan Pansel. Kita ingin tahu apa parameter yang mereka pakai dalam menyimpulkan delapan nama calon pimpinan KPK. Bagai saya, cara Pansel mengelompokan Capim KPK ini bermasalah. Jadi, target kita 30 November sudah ada keputusannya soal nama-nama Capim KPK ini," paparnya.

Sementara itu, lanjut Erma, Busyro Muqoddas dan Robby Arya tidak lagi dilakukan fit and proper test lagi.

Sementara Ketua Komisi III dari Fraksi Golkar, Aziz Syamsuddin mengatakan usai pertemuan dengan Pansel KPK, akan melakukan rapat pleno Komisi III. Hal tersebut untuk membahas sikap Komisi III terhadap delapan nama capim KPK.

"Dalam UU kita diberikewenangan untuk melakukan fit and proper test. Kita bisa menyetujui dan juga untuk tidak menyetujui terhadap delapan calon KPK tersebut, atau bisa saja kita memilih dua nama saja misalnya, sisanya Plt. Jadi Presiden bisa memperpanjang Pimpinan KPK yang sekarang dengan Perppu," pungkas Aziz.


(YDH)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA